Nasib Digantung, Pengungsi Afganistan Tak Kapok Demo Lagi di Depan Kantor Wali Kota

Mereka berdemo tepat di seberang kantor Wali Kota Batam. Terlihat wanita dan anak-anak ikut berunjuk rasa.

Eliza Gusmeri
Rabu, 01 Desember 2021 | 13:31 WIB
Nasib Digantung, Pengungsi Afganistan Tak Kapok Demo Lagi di Depan Kantor Wali Kota
Para pengungsi wanita asal Afganistan yang turut ambil bagian dalam aksi unjuk rasa di depan kantor Wali Kota Batam (partahi/suara.com)

SuaraBatam.id - Puluhan pengungsi asal Afganistan di Batam, Kepulauan Riau kembali melakukan aksi unjuk rasa di Batam Rabu (1/12/2021).

Mereka berdemo tepat di seberang kantor Wali Kota Batam. Terlihat wanita dan anak-anak ikut berunjuk rasa.

Fatimah (30), salah satu peserta aksi mengaku nekat untuk mengikuti aksi unjuk rasa, dikarenakan tak tahan lagi tinggal di Indonesia.

"Saya semakin depresi selama berada di lokasi pengungsian di Batam. Saya seorang ibu tunggal dengan dua anak, yang kini semakin bigung terutama saat memikirkan tumbuh kembang anak saya," ungkapnya ditemui di sela-sela aksi unjuk rasa.

Baca Juga:Pengungsi di Afganistan Depresi Hidup di Batam, Menunggu Ketidakpastian

Fatimah tinggal di Indonesia sejak tujuh tahun lalu. Ia punya seorang anak berumur 9 tahun.

Walau demikian, hingga kini Fatimah mengaku bahwa anak sulungnya tersebut, belum pernah sekalipun mengenyam pendidikan dasar.

"Anak anak kami tidak bisa bersekolah, mendapatkan pendidikan yang lain, kami memikirkan masa depannya," terangnya.

Selain itu, demontrasi itu juga dipicu
meninggalnya salah satu pengungsi akibat membakar diri di Medan, Sumatera Utara.

"Kita semua pengungsi Afganistan mempunyai masalah tersendiri, kita tidak ingin hal seperti ini menimpa sodara kita yang lain," kata Ali Rifai'i perwakilan Pengungsi Afganistan.

Baca Juga:Kebakaran di Tiban Lama, Seorang Wanita Muda Tewas di Kamar


Ali mengatakan unjuk rasa di depan kantor Pemko Batam ini bertujuan agar meminta walikota membantu menyampaikan aspirasi mereka kepada pihak terkait seperti UNHCR.

"Kami minta tolong Wali Kota agar bantu kami," ujarnya.

Ali mengatakan selama selama di penampungan di Batam, ia dan ratusan pengungsi Afganistan lainnya cukup tertekan karena tidak melakukan aktivitas lainnya.

"Permintaan kami hanya agar kami segera dipindahkan ke negara ketiga. Atau kami dapat bekerja disini, tapi permintaan kami tidak pernah diindahkan oleh UNHCR. Kami tidak pernah didengar oleh mereka," sesalnya.

Kontributor : Partahi Fernando W. Sirait

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini