alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Nampak Emosi Saat Ditanya Proyek Jembatan Babin, Ini Kata Gubernur Kepri

M Nurhadi Sabtu, 17 April 2021 | 15:55 WIB

Nampak Emosi Saat Ditanya Proyek Jembatan Babin, Ini Kata Gubernur Kepri
Gubernur Kepri Ansar Ahmad. (Foto: Sutana/batamnews)

"Masa awak bicara hari ini, harusnya bicara prospek ke depan. Makanya, saya bilang jangan tanya soal itu," kata Ansar.

SuaraBatam.id - Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad nampak naik pitam saat ditanyai kelanjutan rencana pembangunan Jembatan Batam-Bintan (Babin) yang akan menghubungkan Pulau Batam dan Pulau Bintan. 

"Saya optimis bisa dibangun. Karena, jembatan Babin masuk proyek sterategis nasional," kata Ansar Ahmad kepada Batamnews (jaringan Suara.com), Jumat (16/4/2021). 

Ansar nampak mulai tenang usai ditanyai perihal sumber penganggaran pembangunan jembatan Babin. Hal ini lantaran kondisi perekonomian yang tengah terpuruk terdampak pandemi Covid-19. 

"Ini kan penganggaran KPBU, yang sumbernya bisa dari pihak ketiga, bisa BUMN, bank-bank penyedia investasi dan juga dari sisi pemerintah mungkin anggaran bersumber dari luar," tutur Ansar, melansir Batamnews (jaringan Suara.com).

Baca Juga: Tolak Jatah Bagi-bagi Jabatan, Hubungan Ansar-Marlin Diisukan Memanas

Namun, Ansar kembali meninggikan suaranya saat ditanya apakah masih optimis membangun jembatan Babin. Terlebih, potensi pembangunan dinilai tidak jauh berpeluang dibanding Pulau Jawa atau Sumatera.

"Sangat optimis dibangun jembatan itu, jalan-jalan tol saja dibangun dimana-mana. Masa awak bicara hari ini, harusnya bicara prospek ke depan. Makanya, saya bilang jangan tanya soal itu," tegas Ansar. 

"Itu kan untuk menunjang prospek ke depan untuk perkembangan wilayah. Sekarang saja LHR bisa 7000 per hari hitungan kita. Kalau semua dipikir hari ini, kita tak pernah maju-maju. Apa yang kita bangun mahal-mahal kan untuk ke depan," sambung mantan Bupati Bintan ini.

Ia menambahkan, untuk pembebasan lahan saja membutuhkan anggaran sebesar Rp 50 milyar hingga Rp 60 milyar yang bersumber dari APBD Kepri. 

"Kan kewajiban kita pembebasan lahan ada sebagain untuk survai kedalaman laut untuk pancang jembatan, sama anggaran dokumen lungkungan. Untuk dokumen lingkungan sudah dianggarkan dan sudah lelang," sebutnya. 

Baca Juga: DPRD Bontang Sepakat Alokasikan 10 Persen APBD 2021 untuk Penanganan Banjir

Sebelumnya Pemerintah Provinsi Kepri hanya menganggarkan untuk pembebasan lahan guna mendukung pembangunan jembatan Batam-Bintan sebesar Rp 30 miliar di APBD 2021. 

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait