alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Orang Tionghoa Indonesia Jadi Sasaran Bom Pendukung Habib Rizieq

Pebriansyah Ariefana Minggu, 04 April 2021 | 12:41 WIB

Orang Tionghoa Indonesia Jadi Sasaran Bom Pendukung Habib Rizieq
Petugas kepolisian berjaga di lokasi dugaan bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021). ANTARA FOTO/Arnas Padda

Bahkan pendukung Habib Ririeq mau bom SPBU. Bambang Setiono sudah ditangkap Densus 88 di Bekasi, Jawa Barat.

SuaraBatam.id - Pendukung Habib Rizieq mau bom orang China di Indonesia. Nama pendukung Habib Rizieq itu adalah Bambang Setiono.

Bambang Setiono ini bagian dari teroris yang ditangkap di Jakarta, Bekasi dan Tangerang Selatan pasca aksi bom bunuh diri di Gereja Makassar.

Bahkan pendukung Habib Ririeq mau bom SPBU. Bambang Setiono sudah ditangkap Densus 88 di Bekasi, Jawa Barat.

Bambang Setiono merupakan simpatisan Front Pembela Islam alias FPI.

Baca Juga: Biar Takut dan Kapok, Netizen Usul Jasad Teroris Dilumuri Minyak Babi

Bambang Setiono mengakui semua aksinya dalam sebuah rekaman video. Awalnya Bambang Setiono mengaku menjadi anggota simpatisan FPI sejak bulan Desember 2020 lalu.

Bambang Setiono sebenarnya memiliki rencana untuk melakukan aksi penyerangan dengan bom molotov. Aksi tersebut ditujukannya ke pom bensin alias SPBU. Mendapat bahan pembuat molotov dari rekannya di Sukabumi.

Bukan tanpa alasan Bambang Setiono ingin melakukan penyerangan ‘ngebom’ SPBU.

Hal tersebut dilakukannya dengan alasan karena ia menuntut eks Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab dibebaskan.

“Saya Bambang Setiono menjadi simpatisan FPI sejak awal Desember 2020. Membuat bahan dari black powder dari Zulaimi Agus di Sukabumi. Merencanakan aksi penyerangan kepada SPBU dengan bom molotov untuk menuntut bebas HRS,” kata Bambang.

Baca Juga: Terduga Teroris Bekasi Ngaku Berencana Serang Etnis Tionghoa

Bambang Setiono menjelaskan pembuatan bahan peledak oleh Zulaimi Agus berdasarkan perintah Husein Hasny. Husein sendiri merupakan terduga teroris yang ditangkap di Condet, Jakarta Timur.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait