Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Polri Diminta Tak Ragu, Tindak Tegas Cakada Pelanggar Protokol Kesehatan

Bangun Santoso Rabu, 30 September 2020 | 08:29 WIB

Polri Diminta Tak Ragu, Tindak Tegas Cakada Pelanggar Protokol Kesehatan
Ilustrasi Pilkada. (Antara)

Bahtiar mengatakan, KPU ataupun Bawaslu diharapkan juga bisa tegas jika ada pasangan calon yang tak komitmen mematuhi protokol kesehatan

SuaraBatam.id - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) diminta tak ragu untuk menindak tegas calon kepala daerah pelanggar protokol kesehatan. Sebagaimana dalam aturan, calon kepala daerah dilarang berkampanye atau menggelar kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan masyarakat.

Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Kepri, Bahtiar Baharuddin mengatakan, KPU ataupun Bawaslu diharapkan juga bisa tegas jika ada pasangan calon yang tak komitmen mematuhi protokol kesehatan. Sebab hal ini menjadi salah satu perhatian pemerintah.

"Polisi kami harapkan tidak ragu untuk menindak tegas jika ada calon yang melanggar protokol kesehatan. Karena kita semua harus komitmen mewujudkan Pilkada sehat," kata Bahtiar di Dataran Engku Putri, Selasa (29/9/2020).

Pilkada kali ini menurut dia berbeda dengan Pilkada sebelumnya karena dilaksanakan di tengah pandemi. Karena itu dibutuhkan komitmen semua pihak untuk mencegah agar Pilkada tidak menjadi kluster baru penyebaran Covid-19 di Kepri.

Bahtiar menjelaskan kesuksesan Pilkada tidak hanya diukur dari pelaksanaannya yang berjalan dengan damai dan rahasia. Tapi juga bagaimana dalam pelaksanaan Pilkada tidak menjadi sumber penyebaran Covid-19.

"Hal ini harus menjadi perhatian bersama kita semua," katanya.

Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri tersebut mengatakan, pelaksanaan Pilkada telah mendapat masukan dari masyarakat seperti Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, dan elemen lain untuk ditunda. Ia menyebutkan masukan tersebut tentu merupakan masukan yang penting bagi evaluasi pelaksanaan Pilkada.

"Maka desain Pilkada 2020, buktikan dari yang awal diindikasikan masalah justru menjadi instrumen melawan covid," kata dia.

Ia berharap pasangan calon juga ikut andil untuk mengendalikan massa maupun simpatisan. Agar Batam menjadi contoh yang baik pelaksanaan Pilkada yang baik di tengah pandemi.

"Saya sejak awal menggelorakan gerakan pilkada sehat. Kita ingin Batam dan Kepri menjadi contoh bahwa kita mampu melaksanakan pilkada di tengah pandemi sesuai rencana," ucap dia

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait