- Sekda Batam menyatakan gaji ASN dan PPPK di lingkungan Pemkot Batam dipastikan aman hingga anggaran tahun 2027.
- Porsi belanja pegawai dalam APBD Kota Batam tahun 2026 sebesar Rp1,68 triliun dan ditargetkan menurun pada 2027.
- Pemkot Batam mengusulkan penambahan 363 formasi CPNS tenaga guru serta kesehatan kepada pemerintah pusat pada Maret 2026.
SuaraBatam.id - Gaji aparatur sipil negara (ASN), termasuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), di lingkungan Pemkot Batam dipastikan tetap aman hingga tahun anggaran 2027.
Sekda Kota Batam Firmansyah mengatakan belanja pegawai masih sepenuhnya ditanggung melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Batam.
"Untuk pembayaran belanja pegawai, termasuk PPPK, gaji tetap melalui APBD. Tahun 2026 hingga tahun 2027 pun aman," katanya dikutip dari Antara, Senin (13/7/2026).
Firmansyah menyebutkan porsi belanja pegawai terhadap APBD Kota Batam tahun 2026 tercatat sebesar 39,09 persen.
"Persentase tersebut ditargetkan turun menjadi 35,36 persen pada 2027. Targetnya memang menurun," ujarnya.
Berdasarkan APBD Kota Batam tahun 2026 yang mencapai sekitar Rp4,3 triliun, porsi belanja pegawai sebesar 39,09 persen setara dengan sekitar Rp1,68 triliun.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, Informasi dan Fasilitasi (PPIF) BKPSDM Kota Batam Ikhsan mengatakan saat ini jumlah aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kota Batam ada 11.985 pegawai.
"Jumlah ini terdiri atas 5.306 pegawai negeri sipil (PNS), 6.093 PPPK, serta 586 PPPK paruh waktu," terangnya.
Ikhsan menambahkan, Pemkot Batam juga mengusulkan penambahan formasi PNS yang terdiri atas 303 formasi tenaga guru dan 60 formasi tenaga kesehatan.
Usulan tersebut telah disampaikan kepada pemerintah pusat pada Maret 2026.
"Untuk usulan 363 formasi CPNS masih menunggu persetujuan dari pemerintah pusat," kata Ikhsan.
Pemkot Batam berharap kebutuhan aparatur di sektor pelayanan publik, khususnya pendidikan dan kesehatan, dapat terus dipenuhi seiring bertambahnya jumlah penduduk dan meningkatnya kebutuhan layanan masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Hampir 10 Tahun Terpisah, BRI Wujudkan Momen Haru Yuni Bertemu Sang Ibu di Taiwan
-
BRImo Taiwan Resmi Hadir, BRI Perkuat Layanan Perbankan bagi PMI dan Diaspora
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan Finance Asia, dari Best CEO hingga Best Bank
-
Pengguna Qlola Tembus 99 Ribu, BRI Perkuat Platform Digital bagi Nasabah Bisnis
-
BRI Perkuat Ekosistem Emas, Dari Inklusi Keuangan Hingga Akumulasi Aset