- Pemadaman listrik total melumpuhkan aktivitas manufaktur di Kawasan Industri Batamindo, Batam, pada Jumat siang, 19 Juni 2026.
- Manajemen perusahaan memulangkan ribuan buruh lebih awal karena mesin produksi berhenti dan demi menjaga keselamatan pekerja.
- PT PLN Batam menegaskan bahwa insiden tersebut terjadi pada sistem pembangkit listrik mandiri milik pengelola kawasan Batamindo sendiri.
SuaraBatam.id - Pemadaman listrik total atau blackout berskala besar melumpuhkan seluruh aktivitas manufaktur di Kawasan Industri Batamindo, Mukakuning, Kota Batam sejak Jumat (19/6/2026) siang.
Ribuan buruh di pusat ekonomi vital itu terpaksa dipulangkan lebih awal oleh pihak manajemen perusahaan masing-masing.
Melansir Batamnews--jaringan Suara.com, gangguan pasokan daya terjadi sekitar pukul 11.30 WIB, menjelang waktu istirahat siang.
Mesin-mesin produksi di berbagai perusahaan manufaktur besar langsung berhenti beroperasi. Jalur perakitan dan operasional pabrik pun ikut terhenti.
Hingga pukul 14.20 WIB, listrik belum juga menyala.
"Mukakuning Batamindo blackout. Dari setengah 12 tadi sampai sekarang belum hidup. Beberapa karyawan PT Mukakuning pada disuruh pulang," tulis seorang pekerja perempuan melalui pesan singkat yang beredar di media sosial.
Beberapa buruh mengaku heran dengan pemadaman mendadak itu.
"Kemarin emang Seruu benerr. Tp masi penasaran kenapa tetiba mendadak mati lampu gitu ya? Tanpa pemberitahuan pula Ig," tulis akun @juunohjunne.
Manajemen tenant atau penyewa kawasan mengambil keputusan untuk membubarkan shift kerja dan memulangkan karyawan.
Langkah itu diambil karena tidak ada kepastian kapan listrik akan kembali normal.
Selain untuk menghindari kerugian operasional, keputusan itu juga untuk menjaga keselamatan pekerja di dalam gedung pabrik yang gelap dan minim sirkulasi udara akibat matinya sistem pendingin.
Pemulangan buruh secara mendadak itu memicu kepadatan arus lalu lintas. Antrean panjang kendaraan terlihat di sejumlah pintu keluar atau gate Kawasan Industri Batamindo.
Ribuan pekerja keluar secara bersamaan, jauh sebelum jam pulang reguler mereka. PT PLN Batam memberikan klarifikasi resmi terkait insiden itu.
Manajer Humas dan Komunikasi PLN Batam, Yoga Perdana Sulastama, menegaskan bahwa pemadaman total di Mukakuning tidak berkaitan dengan jaringan distribusi atau pasokan daya dari PLN Batam.
"Kalau Kawasan Batamindo, listriknya bukan dari PLN Batam. Mereka menyuplai listrik sendiri ke para tenant secara mandiri," ujar Yoga melalui keterangan tertulisnya, Jumat, 19 Juni 2026.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
BRI Percepat BRIvolution Reignite untuk Tingkatkan Daya Saing dan Kontribusi Ekonomi Nasional
-
Gelapkan Dana Siswa Ratusan Juta, Kepala SMA di Kepri Ditangkap
-
Kinerja Penyaluran KUR Perumahan BRI Tuai Apresiasi, Perkuat Program 3 Juta Rumah Pemerintah
-
Oknum Guru SD di Bintan Timur Ditangkap, Tiga Tahun Peras 10 Anak Didiknya
-
Transaksi QRIS BRI Melonjak 76%, Dorong Digitalisasi Merchant