- SPPG Air Asuk di Anambas ditutup sementara imbas ratusan siswa keracunan.
- Para korban dilarikan ke fasilitas layanan kesehatan terdekat pada hari kejadian.
- Korban keracunan MBG diperkirakan mencapai 158 orang mulai PAUD hingga SMA.
SuaraBatam.id - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Air Asuk, di Kepulauan Anambas ditutup imbas ratusan siswa diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makan bergizi gratis (MBG) pada Rabu (15/4/2026).
Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah Anambas Sahril mengatakan peristiwa tersebut merupakan kejadian luar biasa (KLB) berupa dugaan keracunan MBG di wilayah Air Asuk.
"Penyebab pasti apakah benar berasal dari program MBG, masih dalam penelusuran dan pengujian oleh pihak RSUD, puskesmas dan Dinas Kesehatan," ujarnya dikutip dari Antara, Kamis (16/4/2026).
Keracunan tersebut diduga terjadi setelah para penerima manfaat dari PAUD hingga SMA mengonsumsi makanan yang diolah oleh SPPG atau dapur program MBG Air Asuk.
Para korban langsung dilarikan ke fasilitas layanan kesehatan terdekat pada hari yang sama untuk mendapatkan penanganan medis.
Sahril menyebutkan jumlah korban akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai 158 orang.
Membawa korban ke fasilitas kesehatan adalah langkah pertama yang dilakukan oleh pihaknya guna memastikan keselamatan korban dengan segera memberikan penanganan medis.
Penutupan sementara operasional SPPG juga dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk melindungi masyarakat serta mencegah kemungkinan kejadian serupa terulang.
BGN memastikan akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan layanan sebelum operasional kembali dibuka.
"Penutupan dilakukan sejak kejadian dan akan berlangsung hingga waktu yang belum dapat ditentukan, menunggu hasil investigasi dan evaluasi lebih lanjut," ujarnya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
BRI Gelar InFrame 2026, Ajak Masyarakat Abadikan Wajah Ekonomi Kerakyatan
-
Pria di Anambas Ditemukan Tewas Dalam Rumah usai Cekcok dengan Istri
-
Warga Batu Aji Ngeluh Krisis Air, Rawat Mertua Stroke dengan Tisu Basah
-
Hadapi Gempuran Hoaks Visual dan AI, PFI Tekankan Pentingnya Etika Foto Jurnalistik
-
Fesmed Selat Malaka 2026, Mengawal "Biaya Ekologis" di Tengah Gemerlap Investasi AI