- Warga Batam disebut belum ada yang mengakukan reaktivasi PBI JKN.
- Dinsos Batam menyampaikan untuk reaktivasi, warga membawa KTP/KK.
- Dinas masih terus memantau perkembangan berkoordinasi dengan BPS.
SuaraBatam.id - Hingga saat ini belum ada warga Batam yang mengajukan reaktivasi kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) yang dinonaktifkan.
Kepala Dinsos PM Batam Zulkifli Aman mengatakan penonaktifan PBI terjadi secara nasional, namun di Batam belum ada pengajuan reaktivasi yang masuk.
"Sampai hari ini belum ada yang mengajukan reaktivasi. Kalau ada, tentu kami layani karena sudah tersedia loket pelayanan," ujarnya dikutip dari Antara, Senin (16/2/2026).
Zulkifli menjelaskan proses reaktivasi dilakukan melalui Dinsos PM Batam dengan mekanisme pengecekan desil.
"Untuk reaktivasi, warga datang ke kantor membawa KTP dan KK. Nanti dicek desilnya melalui aplikasi. Kalau Desil 1 sampai 4 tidak perlu pernyataan tambahan, tapi kalau Desil 6 sampai 10 harus ada dokumen yang ditandatangani," katanya.
Ia menduga salah satu penyebab belum ada reaktivasi, karena warga ber-KTP Batam tetap bisa mendapatkan pelayanan kesehatan dasar meskipun status kepesertaan BPJS Kesehatan sedang tidak aktif.
"Kalau berobat jalan masih bisa ke puskesmas terdekat, walaupun kepesertaannya tidak aktif, hanya dengan membawa KTP Batam. Kan itu program Wali Kota," katanya.
Ia menambahkan pihaknya masih terus memantau perkembangan di lapangan dan berkoordinasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) terkait data desil yang bersifat fluktuatif.
"Kami terus monitor. Kamis nanti akan kami rapatkan di tingkat kota untuk membahas hal ini," ujarnya.
Sementara itu Kepala BPJS Kesehatan Cabang Batam Harry Nurdiansyah mengatakan terdapat 49.703 peserta PBI di Kota Batam yang dinonaktifkan, dengan 356.616 jiwa yang masih aktif.
Selain itu BPJS Kesehatan Batam juga mencatat 87.462 peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) Pemda yang terdaftar. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
WNA Belanda di Batam Ditemukan Tewas di Rumah, Darah Mengalir hingga Teras
-
BRI Konsisten Dorong Pemberdayaan Perempuan di Seluruh Indonesia, Ekonomi Inklusif di Hari Kartini
-
Fokus ESG, BRI Perkuat Peran Keuangan Berkelanjutan untuk Pertumbuhan Jangka Panjang
-
Perempuan BRI Bersinar, Tiga Penghargaan Diraih di Ajang Infobank 2026
-
Pemprov Kepri Investigasi Kasus Ratusan Siswa Keracunan MBG di Anambas