SuaraBatam.id - PLN UP UP3 Batam menjadwalkan pemadaman listrik mulai 23 hingga 25 Juli 2025. Pemadaman dilakukan karena ada pemeliharaan rutin sistem kelistrikan di sejumlah wilayah Kota Batam.
Humas PLN Kota Batam, Furqon, menjelaskan pemeliharaan berkala wajib dilakukan untuk menjaga stabilitas dan keandalan sistem distribusi listrik.
"Kita umumkan di website, karena sifatnya pemeliharaan rutin," katanya melansir Batamnews.co.id, Rabu 23 Juli 2025.
Seluruh lokasi yang terdampak pemadaman sudah ditentukan dan pekerjaan akan segera dilakukan oleh tim lapangan PLN.
"Biasanya lebih cepat kalau teman-teman di lapangan tidak menemukan masalah pada gardunya," ujarnya.
Masyarakat diimbau untuk mengantisipasi pemadaman ini dengan menyiapkan kebutuhan listrik, khususnya untuk aktivitas penting yang membutuhkan daya besar.
Pemeliharaan ini diharapkan dapat menjaga keandalan pasokan listrik di Batam agar tetap stabil dan aman dalam jangka panjang.
Jadwal Lengkap Pemadaman Listrik
Rabu 23 Juli 2025
08.30 – 11.30 WIB: PT Nongsa Point Marina dan sekitarnya (pemeliharaan gardu distribusi).
09.00 – 12.00 WIB: Perumahan Centre Point, Matahari 1/Simpang Matahari, Perumahan Muka Kuning Pratama dan sekitarnya (pemeliharaan gardu distribusi).
10.00 – 14.00 WIB: Perumahan Sengkuang Raya, Perumahan Persero Sengkuang, Perumahan Palem Raya Sengkuang, Daeng Paraga, Sengkuang Ujung, Komplek Sei Harapan dan sekitarnya (pekerjaan potong sambung SKTM).
13.00 – 16.00 WIB: Sekolah Global dan Perumahan Anggrek Sari, Bida Asri 1 dan sekitarnya (pemeliharaan gardu distribusi).
Kamis 24 Juli 2025
08.30 – 11.30 WIB: PT Citra Buana Prakarsa dan sekitarnya (pemeliharaan gardu distribusi).
Berita Terkait
-
Geger Siswa SD Demo Dukung MBG, Saat Hak Anak Dirampas Demi 'Syahwat' Orang Dewasa
-
Kelakar Bahlil Jadi 'One Man Show' Urusi Pemadaman Listrik
-
Maaf Saja Tidak Cukup: PLN dan Tagihan Gelap yang Ditanggung Rakyat Jawa
-
3 Rekomendasi Genset 500 Watt yang Bisa Dipakai di Rumah, Solusi saat Pemadaman Listrik
-
Siswa SD-SMP Batam Aksi Dukung MBG, DPR: Kemendikdasmen Selidiki Dugaan Mobilisasi Massa
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Blackout di Kawasan Industri Batamindo: Aktivitas Lumpuh, Karyawan Libur Massal
-
Isu Data SPMB Bocor, Pemkot Batam Minta Orangtua Tak Panik: Pendaftaran Aman
-
Data SPMB Batam Diduga Bocor, Peneliti Anonymous Sudah Ingatkan Jauh Hari
-
Dana Rp12 Miliar untuk Menata Taman Gurindam 12 Tanjungpinang
-
Viral Data SPMB Batam Diduga Bocor, 1.495 Dokumen Pribadi Tersebar