SuaraBatam.id - Seorang asisten rumah tangga (ART) di Tanjungpinang yang mencuri perhiasan emas dan uang tunai lebih dari Rp 100 juta milik majikannya di Jalan Medang No.25 akhirnya ditangkap.
Pelaku yang diketahui bernama Yunike (41) diamankan Unit Jatanras Satreskrim Polresta Tanjungpinang di rumahnya di Jalan H. Agus Salim No.12, Tanjungpinang Barat.
Melansir Batamnews, Kasi Humas Polres Tanjungpinang IPTU Syahrul Damanik menjelaskan bahwa kejadian pencurian ini terjadi pada tanggal 13 April 2024.
Baca juga:
PJ Wali Kota Tanjungpinang Jadi Tersangka Pemalsuan Surat Tanah di Bintan
Tak Hanya Batam, Ini Wilayah Terdampak Air Mati di Tanjungpinang
Korban, Nopriyanto, baru menyadari kehilangan harta berharganya setelah beberapa hari karena kesibukan. Kecurigaan pun jatuh kepada Yunike, sang ART yang sudah bekerja di rumah korban selama beberapa bulan.
Benar saja, setelah dilakukan penyelidikan intensif, Yunike akhirnya mengakui perbuatannya dan sejumlah barang bukti berharga disita darinya berupa perhiasan emas dan uang tunai.
Yunike telah ditahan di Mapolresta Tanjungpinang dan dijerat dengan pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Ia terancam hukuman maksimal 5 tahun penjara.
Berita Terkait
-
PJ Wali Kota Tanjungpinang Jadi Tersangka Pemalsuan Surat Tanah di Bintan
-
Tak Hanya Batam, Ini Wilayah Terdampak Air Mati di Tanjungpinang
-
Partai Demokrat Tanjungpinang Buka Pendaftaran, Cari Kandidat Calon Wali Kota untuk Pilkada 2024
-
Driver Ojol Lakukan Percobaan Perkosaan di Tanjungpinang, Apa Tindakan Maxim?
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Sopir Mobil Mewah Sempat Mau Kabur
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Detik-detik Kecelakaan Terekam CCTV
-
Mahasiswa Geruduk DPRD Batam: Protes Data Center, Blackout hingga Karhutla
-
BRI Perkuat Kompetensi Generasi Muda Lewat Program Magang Nasional 2026
-
Siswa SMA di Batam Cedera Kepala Dipukul Teman, Kacabdis Kepri: Namanya Anak-anak