SuaraBatam.id - Peristiwa air laut pasang yang tidak terduga terjadi di Kota Batam pada Senin (12/02) sekitar pukul 12.00 WIB. Fenomena ini menyebabkan puluhan rumah di wilayah Piayu Laut, Kecamatan Sei Beduk, terendam air.
Pasang air laut yang tinggi juga terpantau di perairan Barelang, menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga. Menurut Hadiyanto, salah satu warga Piayu Laut, kejadian seperti ini jarang terjadi.
"Biasanya tidak seperti ini, kali ini merendam sekitar 30-an rumah," ungkapnya dilansir dari Batamnews, 12 Februari 2024.
Kejadian serupa juga dilaporkan di wilayah Barelang, di mana selain pasang air laut yang tinggi, angin kencang dan gelombang tinggi juga menyertai, menambah kecemasan warga.
Aji, warga Batam lainnya, menambahkan, "Di titik 0 Barelang juga pasang tinggi ditambah badai,"
Meskipun demikian, sampai berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai warga yang mengungsi atau dampak buruk lainnya akibat kejadian ini. Warga di Batam diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan lanjutan dari fenomena ini.
Berita Terkait
-
Temukan Pelanggaran Pemilu di Batam? Berikut Cara Melaporkannya
-
Langgar Masa Tenang Pemilu 2024, Alat Peraga Kampanye Masih Bertebaran di Batam
-
Bayi 50 Hari Dianiaya Ayah Kandung: Tak Ada Damai untuk Pelaku Kekerasan Anak!
-
Warga Rempang Ragukan Klaim BP Batam Soal 300 KK Daftar Relokasi
-
Malangnya! Bayi 50 Hari Babak Belur Dianiaya Ayah di Batam Gara-gara Terus Merengek
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
SPPG di Anambas Ditutup Imbas Ratusan Siswa Keracunan Makanan Gratis
-
Kompolnas Soroti Kasus Penganiayaan Sesama Polisi hingga Tewas di Polda Kepri
-
Sosok Bripda AS, Tersangka Penganiayaan Polisi Junior Polda Kepri hingga Tewas
-
Dividen BRI Tahun Buku 2025 Mencapai Rp52,1 Triliun, Pemegang Saham Nikmati Imbal Hasil Besar
-
Polda Kepri Tetapkan Bripda AS Tersangka, Inilah Kronologi Tewasnya Polisi Muda