SuaraBatam.id - Warga Perumahan Rexvin Boulevard, Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Kepulauan Riau menolak keras pembangunan tower di sekitar lokasi tersebut.
Pembangunan tower telekomunikasi dilakukan oleh PT Tower Bersama. Melansir Batamnews, alasan penolakan warga karena menyebut pembangunan tower ini belum berizin resmi dari warga maupun Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Batam.
Di tengah penolakan tersebut, seorang warga menyebut diintimidasi oleh pihak kontraktor.
Warga pun merasa tidak senang terhadap aktivitas penggalian di fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) tanpa izin dan sosialisasi yang memadai.
"Awalnya terjadi penggalian di lokasi fasum dan fasos warga, namun kegiatan itu tak ada izin dari warga dan tak ada sosialisasi sebelumnya," ungkap Tamrin Purba, salah satu warga setempat.
Sementara warga setempat pernah melakukan pertemuan dengan PT. Tower Bersama merasa diabaikan. Sementara pihak kontraktor mengklaim telah memiliki izin.
"Akhirnya mereka tetap memaksakan pembangunan dengan alasan sudah memiliki izin. Padahal tidak ada izin dari RT dan RW," tambah Tamrin.
Warga setempat menyebut sudah melapor polisi usai insiden pemukulan pada 30 Desember 2023, namun belum ditindaklanjuti.
"Kami sudah lapor polisi agar pelaku ditangkap. Namun tak kunjung ditangkap, kepada siapa lagi kami berlindung?" keluh Tamrin.
Warga menyebut pelaku pemukulan terkait dengan pemilik PT Tower Bersama, Lukman Nadeak.
Sementara belum ada tanggapan resmi dari PT Tower Bersama atau pihak berwenang terkait situasi ini.
Berita Terkait
-
Pernah Kehilangan Motor di Batam? Coba Cek 6 Kendaraan Berikut yang Baru Diamankan Polisi
-
Janji Kampanye Mahfud MD untuk Batam, Bahas Rempang?
-
Kaesang Pangarep Gencar Kampanye di Batam, Peluang Rebut Suara Generasi Muda?
-
Tiap Tahun Meriah, PSMTI Kepri Pilih Tak Rayakan Imlek di Batam karena Pertimbangan Ini
-
Kaesang Pangarep Minta Warga Batam Jangan Coblos Prabowo tapi...
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
BRI Mulai Buyback Fluktuatif 12 Juni 2026, Nilainya Capai Rp500 Miliar
-
Posko Pengaduan SPMB 2026 di Batam Resmi Dibuka
-
Dana Belum Cair, Puluhan SPPG di Batam Tutup Operasional
-
Detik-detik Kapal Pesiar Mewah Terbakar di Marina Sentosa Cove Singapura
-
MV Golden Star 1 Tenggelam di Selat Singapura: 9 Awak Kapal Selamat, 107 Kontainer Hanyut