SuaraBatam.id - Dua kasus COVID-19 varian JN. 1 ditemukan di Kota Batam. Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad menghimbau masyarakat kembali menerapkan protokol kesehatan (prokes).
"Kalau mau beraktivitas di tempat keramaian atau badan merasa kurang sehat, sebaiknya pakai masker guna mencegah penularan COVID-19," kata Gubernur Ansar di Tanjungpinang, dilansir dari Antara, Kamis 21 Desember 2023.
Ansar juga menyerukan agar masyarakat yang belum vaksinasi segera melakukannya untuk menjaga sistem kekebalan tubuh, sehingga terhindar dari penularan wabah COVID-19.
"Walau demikian, kita tak boleh lengah. Terapkan pola hidup bersih dan sehat. Kalau sudah begitu, pasti penyakit sulit masuk ke tubuh kita," ucap Ansar.
Ansar masih menunggu kebijakan dari pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Kesehatan untuk mengaktifkan Satgas COVID-19.
Meski begitu, Ansar memastikan pemerintah daerah telah menyiagakan fasilitas kesehatan rumah sakit dan tenaga medis untuk mengantisipasi adanya pasien COVID-19 varian JN. 1.
"Sejauh ini Kepri masih kondusif. Temuan dua kasus COVID-19 di Batam pun tidak parah," katanya.
Lebih lanjut Ansar turut mengimbau pemerintah kabupaten/kota bersama pemangku kebijakan terkait supaya memperketat pintu-pintu kedatangan baik pelabuhan maupun bandara, khususnya terhadap pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) untuk mencegah masuknya COVID-19 di wilayah setempat.
"Apalagi negara tetangga, seperti Malaysia dan Singapura, sedang terjadi lonjakan COVID-19. Itu yang harus kita waspadai bersama, jangan sampai menyebar ke daerah kita," kata Ansar.
Baca Juga: Biaya Haji 2024 Sebesar Rp93,4 juta, Calon Jamaah Bisa Nyicil dengan Mekanisme Seperti Ini
Berita Terkait
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Pandemi Senyap 2026: Mengapa Anak Indonesia Kembali Diserang Campak?
-
UMR Tinggi, Tapi Kenapa Hidup Tetap Terasa Berat? Catatan Perantau di Batam
-
Geger Beda Data Sawit RI-Singapura: Indikasi Manipulasi Ekspor hingga 'Penyunatan' Harga Terkuak!
-
Ironi Sawit RI: Indonesia Punya Kebun, Tapi Kenapa Singapura yang Meraup Cuan?
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Polda Kepri Tetapkan Bripda AS Tersangka, Inilah Kronologi Tewasnya Polisi Muda
-
Transaksi Tebus Gadai Kini Bisa via Super Apps BRImo dari BRI, Cashback 10% Menanti
-
Kematian Polisi Junior di Kepri: Propam Periksa 8 Personel, Satu Anggota Tersangka
-
Polisi Muda di Kepri Meninggal Diduga Dianiaya Senior, Tubuh Penuh Luka Lebam
-
Pejabat Imigrasi Kepri dan Batam Dicopot Imbas Skandal Pungli