SuaraBatam.id - Sekitar 665.000 data pengunjung Marina Bay Sands (MBS) Singapura diduga bocor. Data pengunjung itu diduga diakses oleh pihak ketiga tak dikenal.
Hal tersebut diungkap oleh operator resor terintegrasi di MBS, hari Selasa (7/11).
Melansir todayonline, Chief Operating Officer MBS, Paul Town, mengatakan bahwa pembobolan itu terjadi pada tanggal 19 dan 20 Oktober lalu. Namun, MBS pertama kali menyadarinya pada 20 Oktober.
"segera mengambil tindakan untuk mengatasinya", kata Town.
Town menambahkan bahwa MBS "tidak yakin data keanggotaan dari program hadiah kasino kami, Sands Rewards Club, terkena dampaknya".
MBS mengatakan bahwa data pribadi yang diakses termasuk nama pelanggan, alamat email, nomor ponsel, negara tempat tinggal, serta nomor dan tingkatan keanggotaan mereka.
"Berdasarkan investigasi kami, sampai saat ini kami tidak memiliki bukti bahwa pihak ketiga yang tidak berwenang telah menyalahgunakan data untuk merugikan pelanggan," kata Town.
"Setelah mengetahui masalah ini, kami segera melakukan investigasi, bekerja sama dengan firma keamanan siber eksternal terkemuka, dan telah mengambil tindakan untuk lebih memperkuat sistem dan melindungi data," tambahnya.
Resor terpadu ini telah melaporkan kejadian ini kepada pihak berwenang yang relevan di Singapura.
Baca Juga: Bos IBM: Generatif AI Mampu Meningkatkan Keamanan Siber
"Merupakan praktik terbaik untuk memantau akun Anda dari aktivitas yang mencurigakan dan mengubah pin login Anda secara teratur, dan untuk lebih waspada terhadap upaya phishing, terutama terhadap mengklik tautan yang dapat mengarahkan Anda ke situs web berbahaya di mana kata sandi atau informasi pribadi lainnya mungkin diminta," tambah Town.
Berita Terkait
-
Terlanjur Sayang, Pasutri Singapura Baru Sadar Anak Angkatnya Diduga Korban Perdagangan Bayi dari RI
-
Demi Saingi Singapura-Dubai, Purbaya Kasih Insentif Pajak 0% hingga 50 Tahun ke Investor PFII
-
Media Internasional Sorot Orang Indonesia Jual Bayi ke Singapura
-
Menteri Urusan Muslim Singapura Mundur Usai Kena Skandal Perempuan
-
57% Orang Indonesia Simpan KTP dan Paspor di HP, Kaspersky Ingatkan Risiko Kebocoran Data Meningkat
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Gelapkan Dana Siswa Ratusan Juta, Kepala SMA di Kepri Ditangkap
-
Kinerja Penyaluran KUR Perumahan BRI Tuai Apresiasi, Perkuat Program 3 Juta Rumah Pemerintah
-
Oknum Guru SD di Bintan Timur Ditangkap, Tiga Tahun Peras 10 Anak Didiknya
-
Transaksi QRIS BRI Melonjak 76%, Dorong Digitalisasi Merchant
-
Pria Tewas Diduga Dianiaya saat Melerai Perkelahian di Hiburan Malam Karimun