SuaraBatam.id - Menjelang Natal dan Tahun Baru, Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau akan menggelar sembako murah pada awal November 2023 di Komplek Aku Tahu, Sei Panas.
"Program pengendalian inflasi ini disiapkan sebanyak 76.830 paket. Untuk teknis harga dan mekanisme serta jadwal kegiatan sembako murah ini mulai pada 1 November nanti, titik awal di Komplek Aku Tahu," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam Gustian Riau di Batam, dilansir dari Antara, Senin.
Dia menjelaskan paket sembako murah tersebut berisikan kebutuhan pokok yaitu beras 5 kg, minyak goreng 1 liter, serta gula 1 kg. Per paket sembako dijual sebesar Rp50.000.
Sebelumnya pada awal tahun 2023 Disperindag juga telah melaksanakan program sembako murah dengan menyiapkan 96.000 paket.
Ia menyebutkan selain program sembako murah, pihaknya juga merencanakan kegiatan pasar murah dengan melibatkan sejumlah distributor di Batam.
Selain itu, kata Gustian, Disperindag juga memperluas kerja sama antardaerah (KAD) guna memenuhi kebutuhan pangan di wilayahnya.
Hingga saat ini pihaknya telah melakukan kerja sama dengan Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Simalungun dan Kota Bukittinggi.
"Ada berapa daerah yang sudah kami lakukan kerja sama antardaerah yaitu di Tapanuli Utara untuk komoditas cabai dan Simalungun juga cabai. Kalau Bukittinggi untuk penuhi kebutuhan telur di Batam," kata Gustian.
Menurutnya, dengan memperbanyak kerja sama antardaerah juga menjadi salah satu upaya Pemkot Batam dalam menekan angka inflasi di daerah setempat.
Baca Juga: Selamat, Tanjungpinang Jadi Kota dengan Kualitas Udara Terbaik di Indonesia, Ini Alasannya
Ia menyampaikan Batam merupakan satu-satunya daerah yang memiliki asosiasi distributor pangan.
"Sehingga, dalam rangka penyelesaian masalah inflasi Kota Batam, Alhamdulillah bulan Juli kemarin di angka 0,12 persen," ujar dia. [antara]
Berita Terkait
-
4 WNA Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Kapal PT ASL Shipyard di Batam
-
CERPEN: Sembako di Atas Pusara
-
Belasan Nyawa Melayang di Galangan Kapal PT ASL Shipyard: Kelalaian atau Musibah?
-
Rentetan Kecelakaan Kerja di Galangan PT ASL Shipyard Kembali Terjadi, Polisi Turun Tangan
-
Dari Harga Beras hingga Jam Kerja: Semua Berawal dari Keputusan Politik
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- Bukan Sekadar Wacana, Bupati Bogor Siapkan Anggaran Pembebasan Jalur Khusus Tambang Tahun Ini
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen
-
Wakil Kepala BGN Ingatkan Pihak Terkait MBG Bekerja Sama dengan Baik
-
BGN Minta Mitra dan Yayasan Peduli Terhadap Siswa-siswi Penerima Manfaat
-
Pejabat Utama dan Kapolres di Polda Kepri Dimutasi, Berikut Namanya
-
Anggota Polisi di Kepri Jalani Sidang Etik usai Diduga Aniaya Pacar