SuaraBatam.id - Idul Adha tinggal menghitung hari. Hari raya kurban ini biasanya selalu identik dengan hidangan daging seperti sapi dan kambing.
Berbagai makanan bisa diolah dari daging tersebut. Namun, berbeda dengan daging kambing, perlu cara tertentu untuk menghilangkan bau tak sedapnya terlebih dulu.
Tak perlu khawatir, berikut cara menghilangkan bau tak sedap pada daging kambing dilansir dari Suara.com.
Cara Menghilangkan Bau Daging Kambing
1. Jangan Dicuci
Daging kambing yang masih segar sebaiknya tidak dicuci. Untuk menjaga kebersihannya, cukup pisahkan bagian yang kotor dengan yang bersih dan langsung diolah. Cara ini cukup ampuh untuk menghilangkan bau prengus.
2. Pisahkan Daging dengan Lemak
Aroma prengus kambing kebanyakan berasal dari lemak, sehingga kita perlu memisahkan lemak dengan dagingnya sebelum diolah menjadi masakan.
3. Pakai Lobak
Baca Juga: Bacaan di Antara Takbir Sholat Idul Adha, Umat Islam Wajib Tahu!
Jika kalian ingin mengolah daging kambing selain dijadikan sate, cobalah merebusnya dengan potongan lobak segar. Cara ini cukup ampuh karena lobak mengandung kolin yang cukup rendah sehingga bisa mengurangi bau tak sedap di daging kambing.
4. Gunakan Rempah yang Banyak
Jangan pelit menggunakan rempah karena untuk masakan yang terbuat dari daging kambing, rempah membantu menyamarkan bau prengus daging kambing. Selain itu, rasanya juga bisa semakin mantap dengan rempah yang melimpah.
Beberapa jeis rempah yang bisa kalian gunakan adalah jahe, kunyit, daun salam atau cengkeh. Semua rempah itu memiliki aroma yang khas dan cocok untuk olahan daging kambing.
5. Taburi Garam
Ini adalah salah satu cara termudah untuk menghilangkan bau daging kambing. Garam bisa menetralisir bau yang keluar dari darah kambing sehingga aroma tak terlalu kuat. Cukup lumuri permukaannya dan biarkan selama satu jam.
Berita Terkait
-
4 Rekomendasi Restoran BBQ di Jakarta, Surganya Pencinta Daging Berkualitas
-
5 Menu Bakaran Tahun Baru Selain Jagung, Ada Sayap Ayam sampai Sayuran
-
Pemerintah Tegaskan Impor Daging Sapi untuk Industri Bukan Kosumsi Masyarakat
-
Refleksi Keserakahan Manusia dan Kritik Penguasa dalam Antologi Puisi Negeri Daging Karya Gus Mus
-
Dari Warung Gelap Jadi Regulasi Ketat: Mengapa Jakarta Melarang Konsumsi Anjing dan Kucing?
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
Terkini
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen
-
Wakil Kepala BGN Ingatkan Pihak Terkait MBG Bekerja Sama dengan Baik
-
BGN Minta Mitra dan Yayasan Peduli Terhadap Siswa-siswi Penerima Manfaat
-
Pejabat Utama dan Kapolres di Polda Kepri Dimutasi, Berikut Namanya
-
Anggota Polisi di Kepri Jalani Sidang Etik usai Diduga Aniaya Pacar