SuaraBatam.id - Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Batam menghimbau para pedagang dan masyarakat untuk berhati-hati mengkonsumsi makanan yang mengandung nitrogen cair.
Pasalnya BPOM sedang mengawasi peredaran jenis makan berbahan cairan itu pada makanan.
“Kami bersama Dinas Kesehatan sudah memantau beberapa lokasi penjualan makanan ringan tersebut. Kami juga menyampaikan ke pedagang terkait potensi-potensi bahaya dari penggunaan nitrogen cair di makanan,” ujar Kepala BPOM Batam Kepulauan Riau Lintang Purba saat dihubungi di Batam, Senin, dilansir dari Antara, 9 Desember 2023.
Menurut BPOM adanya kandungan cairan nitrogen pada makanan perlu dicermati.
“Jenis nitrogen cair apa yang digunakan, apakah makanan tersebut sudah masuk food grade (standardisasi material yang layak digunakan untuk memproduksi perlengkapan makanan), kondisi tabung dan bagaimana sisa-sisa dari nitrogen cair tersebut,” kata dia.
Lanjut dia, pihaknya tetap tidak merekomendasikan bahan tersebut digunakan untuk makanan.
Lebih lanjut kata dia, nitrogen cair ini biasanya hanya digunakan sebagai bahan tambahan dalam pembuatan es krim yang gunanya sebagai pendingin.
“Jadi tidak dicampur ke dalam makanan. Ada yang digunakan untuk makanan, tapi tergantung dari kualitas makanan seperti untuk industri. Bukan digunakan sebagai bahan tambahan pangan,” ucapnya. [antara]
Baca Juga: 7 Hidangan Makanan yang Membawa Keberuntungan saat Tahun Baru Imlek, Sudah Tahu?
Berita Terkait
-
5 Fakta Kacang Benguk, Kenapa Tak Sepopuler Kedelai untuk Bikin Tempe?
-
Apakah Eyeliner Xi XiU Bagus dan Sudah BPOM? Cek Varian dan Ulasan Penggunanya
-
Korea Bawa Ragam Kuliner ke Jakarta, Ada Ginseng Jelly hingga Peach
-
Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli
-
Ratusan Santri Sidoarjo Keracunan MBG, BGN Suspend SPPG 30 Hari
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
BRI Siap Dukung Prabowo Perluas Kepemilikan Rekening, Inklusi Keuangan Jadi Fokus
-
Kasus ISPA di Batam Meningkat Efek Kabut Asap Karhutla
-
5 Penerbangan di Bandara Hang Nadim Batam Batal Buntut Erupsi Anak Krakatau
-
Lewat Kinerja Triwulan II 2026, BRI Cetak Laba Rp31,2 Triliun dan Perkuat Ekonomi Kerakyatan
-
Hampir 10 Tahun Terpisah, BRI Wujudkan Momen Haru Yuni Bertemu Sang Ibu di Taiwan