Eliza Gusmeri
Jum'at, 11 November 2022 | 17:00 WIB
Eks ajudan Daden Miftahul Haq bersaksi di persidangan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Selasa (8/11/2022). (YouTube/KOMPASTV)

SuaraBatam.id - Banyak kontroversi yang ditemukan dalam persidangan Ferdy Sambo. Terutama saksi-saksi dari pihak Sambo yang terindikasi ada kebohongan.

Dikutip dari Herstory, Jumat (11/11), dalam sidang ajudan Sambo, Daden Miftahul Haq mengaku masih menjadi ajudan Sambo.

Selain itu Daden juga mengungkap bahwa anak bungsu dari Putri Candrawathi dan Sambo merupakan anak adopsi.

Disisi lain, menurut keterangan Arman Haris, Daden merupakan salah satu orang yang cukup dekat dengan Brigadir J.

Pernyataan berbeda justru datang dari Kamaruddin Simanjuntak, ia menduga bahwa Daden pernah mengancam Brigadir J pada 21 Juni 2022 lalu.

Saksi lain bernama Damanius selaku sekuriti kediaman Sambo justru menyebut Brigadir J memiliki sifat tempramen.

“Jadi kalau untuk karakter om Josua itu orangnya itu kadang-kadang tempramen, ya kadang-kadang kalau Saya duduk di depan rumah dia datang kaya marah-marah sendiri gitu. Terus Saya tanya, ada apa lo Jo? tapi di dia tidak kata apa-apa dia langsung masuk ke dalem, tidak bicara apa-apa,” ujar Damson.

"Kadang kalau saya duduk disitu, dia langsung pukul tempat duduk, pukul langsung pergi. Saya tidak tahu menahu ada masalah apa,” tambahnya.

Selain itu, Damson juga mengungkap bahwa mendiang Brigadir J sering mengajaknya ke tempat hiburan malam. Selain itu, Brigadir J juga pernah menghabiskan uang 5 sampai 15 juta rupiah untuk sekali berkunjung.

Baca Juga: Mengandung Bawang! Anak Ferdy Sambo ke Ayahnya: My Hero, Forever and Always

Disisi lain, netizen justru menilai bahwa keterangan dari para saksi yang hadir di sidang Ferdy Sambo justru memfitnah Brigadir J.

"Sudah dibunuh.. difitnah terus… kasihan sekali.. Almarhum… Aku yakin.. Almarhum.. adalah anak yg sangat baik,” komentar netizen.

Load More