SuaraBatam.id - Video seorang nenek yang menangis meraung-raung, viral di media sosial. Video tersebut menjadi viral setelah diunggah oleh akun TikTok @bilqis.maulidiya pada Jumat (3/9/2022) lalu.
Dalam video tersebut, akun @bilqis.maulidiya memperlihatkan seorang nenek tua yang tengah menangis.
Bahkan, wanita paruh baya tersebut sampai meraung-raung sembari mengucapkan kalimat yang kurang jelas terdengar.
Ia pun menangis sembari menyenderkan kepalanya di atas motor sport laki-laki yang bertumpukkan baju-baju.
Kemudian, video selanjutnya memperlihatkan foto nenek tua tersebut tidur beralaskan kardus bekas di permukaan tanah.
Raut wajah sang nenek pun diperlihatkan dalam video dengan mata yang sudah tidak melihat dengan jelas.
Ia pun berpakaian lusuh dan rambut sang nenek terlihat jelas sudah memutih seluruhnya.
Dalam video pun dijelasnya, rupanya sang nenek menangis karena dipaksa mengemis oleh anaknya.
Bahkan, sang anak sampai tega memarahi dan memukulinya hampir setiap hari jika nenek tersebut menolaknya.
Baca Juga: Minta Dibebaskan dari Tuntutan, Sambil Menangis Ade Yasin Sebut Keadilan Harus Tegak
"Tolong bantu si mbah. Di marahin sm anaknya krna gak ngemis. Aku hampir tiap hari lihat si mbah sllu di pukul sm anaknya. Klw gak ngemis sllu dimarahin," ujar akun @bilqis.maulidiya dalam video.
Akun @bilqis.maulidiya juga menyebut nenek tersebut masih memiliki anak dan cucu tetapi seperti ditelantarkan. Bahkan, hasil uangnya selalu diminta oleh anaknya.
"Si mbah punya anak dn cucu. Tp seperti di trlantarkan. Hasil uang dri mengemis sllu d minta sm anak nya. Klw gk ngemis d pukul dn d Marahin. Si mbah klw makan cari sndri hsil mengemis. Tolong Bantu si mbah supaya d taro d panti jumpo. biyar gk ngemis LG. Bantu viralin ya kawan tolong Kasihan si mbah. Wktunya istirahat malah di suruh mengemis," tambahnya.
Sontak, unggahan tersebut langsung menjadi ramai dengan banyak warganet yang mengasihani sang nenek.
Hingga Senin (19/9/2022), video tersebut telah ditonton lebih dari kali.
Video tersebut juga disukai lebih dari 485 ribu kali dan mendapat lebih dari 14 ribu kali.
Banyak warganet yang mengecam perlakuan anaknya dan meminta bantuan agar sang nenek dapat ditolong.
"astaghfirullah alladzim. lebih baik Simbah diurus di panti jompo untuk menghabiskan sisa hidupnya. dibanding di luar malah terlantar," kata akun @rosse_lee.
"ku kira cuma difilm yg seperti ini.. ternyata di kehidupan nyata ada. semoga mbahnya cepet ada yg menolong.. sehat selalu mbah," ujar akun @dekr_97.
"Mbah ini rumah ya di tambak Wedi kk daerah Surabaya kasian kk dia itu klo capek suka duduk Deket rmh sambil ngitung duit ya," tambah akun @Yuni48752.
Kontributor : Maliana
Berita Terkait
-
Advokasi Gender dalam Novel Perempuan yang Menangis Kepada Bulan Hitam
-
Apakah Boleh Menangis di Makam saat Ziarah? Ini Adab Sesuai Anjuran Rasulullah SAW
-
Dianiaya karena Tolak Tambang Ilegal, Nenek Saudah Kini dalam Lindungan LPSK: Siapa Pelakunya?
-
Apakah Menangis Membatalkan Puasa? Ini Menurut Hukum Islam
-
Tangis Nenek Saudah Pecah di Senayan: Dihajar Karena Tolak Tambang, Kini Minta Keadilan
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Waspada Gelombang Tinggi saat Gerhana Matahari Cincin di Kepri
-
Polda Kepri soal Maraknya Penyalahgunaan Whip Pink
-
BRI Group Umumkan Pemangkasan Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%
-
Diskon Tiket Kapal 30 Persen di Tanjungpinang Jelang Lebaran 2026
-
55 Ribu PBI JK di Batam dan Karimun Dinonaktifkan, BPJS Ungkap Cara Reaktivasi