SuaraBatam.id - Danau Mead, waduk buatan terbesar di Amerika Serikat mengalami penurunan permukaan yang semakin merosot.
Pengurangan juga berpotensi berimbas pada 40 juta orang Amerika Serikat di tujuh negara bagian yang bergantung pada sungai itu.
Arizona dan Nevada, dua negara bagian Amerika Serikat, akan menghadapi pengurangan air yang bisa mereka ambil dari Sungai Colorado.
Selama ini, negara bagian telah gagal memenuhi tenggat waktu dari pemerintah federal untuk mencari cara mengurangi penggunaan air setidaknya hingga 15%.
Akibatnya, pengurangan penggunaan air menjadi lebih banyak untuk mencegah waduk agar tak semakin surut.
Danau Mead dibentuk oleh Bendungan Hoover di Sungai Colorado di Barat Daya Amerika Serikat. Otoritas setempat memperkirakan, saat ini, Danau Mead kurang dari seperempat dari kapasitas yang bisa ditampung.
Selama ini, tingkat permukaan waduk telah turun selama bertahun-tahun dan berlangsung lebih cepat dari perkiraan para ahli karena terjadi 22 tahun kekeringan yang diperparah oleh perubahan iklim dan penggunaan sungai yang berlebihan.
Suhu yang terik dan berkurangnya salju yang mencair di musim semi, telah mengurangi jumlah air yang mengalir dari Pegunungan Rocky, tempat sungai itu berasal, sebelum mengalir sejauh sepanjang 2.334 kilometer barat daya hingga masuk ke Teluk California.
"Kami mengambil langkah-langkah untuk melindungi 40 juta orang yang bergantung pada Sungai Colorado untuk kehidupan dan mata pencaharian mereka," kata Komisaris Biro Reklamasi, Camille Touton, dikutip dari hops.id.
Sungai Colorado sendiri, menjadi penyangga bagi tujuh negara bagian dan mensuplai bagi industri pertanian senilai 15 miliar dollar per tahun.
Daerah dan peternakan yang menggantungkan pada sungai Colorado pun menjadi cemas, menunggu perkiraan resmi tingkar akhir, yang akan menentukan hajat hidup mereka.
Langkah-langkah luar biasa harus diambil tahun ini untuk menjaga air di Danau Powell, waduk besar Sungai Colorado lainnya, yang terletak di hulu Danau Mead dan melintasi perbatasan Arizona-Utah.
Air dari danau juga mengalir melalui Bendungan Glen Canyon, yang menghasilkan listrik yang cukup untuk memberi daya antara 1 juta dan 1,5 juta rumah setiap tahun.
Ketinggian air di Danau Powell mencapai tingkat yang cukup rendah untuk mengancam produksi pembangkit listrik tenaga air.
Pejabat federal mengatakan, mereka akan menahan 592 juta meter kubik air untuk memastikan bendungan masih bisa menghasilkan energi. Selama ini, air biasanya mengalir ke Danau Mead.
Berita Terkait
-
Presiden Iran: Negara-negara Arab Tak Akan Lagi Diserang, Asal Tak jadi Alat Imperialis AS
-
Trump Minta Iran Menyerah Tanpa Syarat, Balasan Presiden Pezeshkian: Tak Akan Pernah
-
10 Skenario Perang AS-Arab Saudi-Israel vs Iran Versi Profesor Jiang, Amerika Kalah?
-
Jika Ini Terjadi, Purbaya Akui Harga BBM Subsidi Bisa Naik
-
Kecam Serangan ke Iran dan BoP, Massa Gelar Aksi di Depan DPR RI
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
Terkini
-
ABK Kasus Sabu 2 Ton Bebas Hukuman Mati, Habiburokhman Bilang Begini
-
Apa Strategi Perbankan Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global, Ini Kata Ketua PERBANAS
-
Transformasi BRIVolution Reignite Perkuat Kinerja, Laba Anak Usaha BRI Group Tembus Rp10,38 Triliun
-
Kasus Sabu 2 Ton, ABK Fandi Ramadhan Akhirnya Bebas dari Hukuman Mati
-
Silaturahmi Ramadan BRI: Aset Tembus Rp2.135 Triliun, Dukungan Jurnalisme Rp250 Juta