SuaraBatam.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau segera memulai pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dosis keempat atau booster tahap ke-2, untuk sasaran pertama kepada Tenaga Kesehatan (Nakes).
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepulauan Riau, Mohammad Bisri menyampaikan vaksin Covid-19 dosis keempat atau booster ke-2 ini berdasarkan Surat Edaran (SE) Kemenkes HK 02.02/C/3615/2022 yang diterbitkan pada, Kamis (28/7/2022) kemarin.
"Dalam surat edaran tersebut, dijelaskan, vaksinasi dosis keempat itu diperuntukkan bagi SDM Kesehatan atau tenaga kesehatan. Pemberian vaksinasi tersebut, diberikan dengan interval 6 bulan sejak vaksinasi dosis ketiga," ujar Bisri, Sabtu (30/7/2022).
Kembali dijelaskan Bisri, kalau vaksinasi dosis keempat bagi nakes tersebut adalah pemerintah pusat, tentu pemerintah daerah akan melaksanakan.
Pihaknya masih menunggu petunjuk teknis terkait pelaksanaan vaksinasi dosis keempat tersebut.
"Sekarang kita belum memastikan kapan akan dilaksanakan vaksinasi dosis keempat untuk tenaga kesehatan itu. Kita masih menunggu petunjuk teknis terkait pelaksanaannya. Namun pada prinsipnya kita siap," tegasnya.
Terpisah Sekretaris Daerah Provinsi Kepri Adi Prihantara sebelumnya menyampaikan bahwa kasus Covid-19 di Kepri mengalami peningkatan. Untuk itu dirinya mengingatkan kepada seluruh masyarakat Kepri agar tetap waspada dan selalu menerapkan protokol kesehatan agar terhindar dari virus tersebut.
"Ya kita ingatkan lagi kepada masyarakat agar tidak lengah dan abai, sebab virus Covid-19 ini masih ada dan kapan saja bisa menular ke siapa saja," katanya.
Adi juga membenarkan aturan terkait perjalanan atau transportasi yang mana setiap orang yang akan bepergian harus sudah di vaksin booster atau vaksin ketiga.
"Itu aturan dari pusat dan kita di daerah tentunya akan menerapkannya, karena ini demi kebaikan kita semua agar terhindar dari Covid-19," pungkasnya.
Sementara itu, berdasarkan data yang dirangkum dari laman vaksin.kemkes.go.id, jumlah tenaga kesehatan di Provinsi Kepri yang menjadi sasaran vaksinasi sebanyak 14,121 orang.
Sedangkan, untuk capaian vaksinasi dosis ketiga atau booster pertama bagi tenaga kesehatan di Kepri, hingga 28 Juli 2022, tercatat sebanyak 17,885 orang atau secara persentase sebesar 126,66 persen dari jumlah sasaran. Sedangkan jumlah keseluruhan capaian vaksinasi dosis ketiga atau booster di Kepri baru mencapai 47,72 persen dengan sisa target 717.954 sasaran.
Kontributor : Rico Barino
Berita Terkait
-
Kemenkes Libatkan NU dan Muhammadiyah, Lawan Hoaks Vaksin yang Masih Marak
-
Daftar Lokasi, Jadwal, dan Harga Vaksin HPV Terbaru 2026 di Jogja
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa
-
Bukan Sekadar Ruam Merah: Ini Bahaya Fatal Campak yang Diabaikan Setelah Pandemi
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Pengawal Pribadi Gubernur Kepri Terseret Pengawalan Bos Judol, Polda Angkat Bicara
-
Penangkapan Ratusan Pelaku Scam di Baloi View Batam, 5 Bos Judol Kabur Duluan
-
210 WNA Pelaku Scam Dibekuk di Batam, Waspadai Perpindahan 'Alumni' Kamboja
-
Ratusan Warga Asing Ditangkap di Apartemen Baloi View Batam, Diduga Pelaku Scam
-
Dividen BRI 2025 Tembus Rp52,1 Triliun, Didukung Kinerja dan Laba Solid