SuaraBatam.id - Layanan vaksinasi dosis tiga atau penguat (booster) dapat dilakukan di Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau.
Layanan itu dibuka oleh Tim gabungan dari Kantor Kesehatan Pelabuhan, Angkasa Pura II, Satgas Penanganan COVID-19, Lanud, Kemenkes dan Polri.
"Ini ide dari pihak Kementerian Perhubungan sehingga kami merealisasikan untuk mendorong masyarakat yang memenuhi syarat vaksin penguat agar memanfaatkan fasilitas yang disediakan di bandara," kata Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Tanjungpinang Agus Jamaludin, di Tanjungpinang, Kamis.
Gerai layanan vaksinasi di Bandara RHF mulai dibuka hari ini. Untuk saat ini, layanan vaksinasi dibuka setiap Senin hingga Jumat.
Bila animo masyarakat tinggi untuk suntik vaksin penguat, maka layanan vaksinasi dapat dilaksanakan mulai Senin hingga Minggu.
"Kami masih melihat dan menganalisis animo masyarakat terhadap pelaksanaan vaksinasi ini," ucapnya.
Ia mengemukakan, gerai layanan vaksinasi di Bandara RHF merupakan salah satu pilihan yang dapat dimanfaatkan masyarakat, selain di puskesmas, rumah sakit, Asrama Haji Tanjungpinang dan posko lainnya yang dibangun lembaga pemerintahan untuk mempercepat target capaian vaksinasi, terutama "booster".
"Sejak awal 2022, sudah banyak posko dan gerai layanan vaksinasi. Masyarakat tinggal memilih yang terdekat dengan kediamannya," tuturnya.
Petugas kesehatan di Bandara RHF juga melayani vaksinasi untuk vaksinasi dosis pertama dan kedua. "Saat ini, vaksin yang tersedia adalah Sinovac dan Astrazeneka," ungkapnya.
Baca Juga: Kembali Jadi Syarat Perjalanan, Ini Syarat Penerima Vaksin Booster
Dalam waktu dekat, kata dia pemerintah pusat akan mengeluarkan kebijakan wajib vaksin dosis tiga untuk warga yang ingin melakukan perjalanan dalam negeri dan luar negeri.
"Syarat vaksin penguat masih sama, minimal tiga bulan sebelum sudah vaksin dosis kedua, dan berusia minimal 18 tahun," katanya. [Antara]
Berita Terkait
-
Erupsi Anak Krakatau Batalkan 4 Penerbangan di Tanjungpinang, 469 Penumpang Terdampak
-
Detik-Detik Ban Garuda Lepas di Tanjung Pinang: Penumpang Selamat, Begini Penjelasan Garuda
-
Usai 10 Jam Diperiksa Kasus Surat Tanah, Eks Pj Walkot Tanjungpinang Hasan Nginap di Penjara
-
Rapat Pleno Rekapitulasi Suara di KPU Tanjungpinang Ricuh, Ternyata Gara-gara Ini
-
Cara Kotor Den Yealta, Eks Kepala BP FTZ Tanjungpinang Diduga Terima Fulus Rp 4,4 M Dari Distibutor Rokok
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Semangat Merah Putih di Asian Games 2026, BRI Dukung Kontingen Atlet Indonesia
-
Polda Kepri Ungkap Kasus Jual Beli Mesin Pesawat Bekas Senilai Rp30 Miliar
-
Kualitas Udara Membaik, Siswa Batam Kembali Belajar di Sekolah
-
Ingin Umrahkan Orang Tua, Pemuda Natuna Jadi Tentara Bayaran Rusia Meninggal
-
Dikabarkan Tewas, Pemuda Natuna Jadi Tentara Bayaran Rusia Dikontrak Rp600 Juta