SuaraBatam.id - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) membangun gedung Mapolsek Pulau Laut di perbatasan NKRI yang berada di Pulau Laut, Natuna, Kepulauan Riau.
"Peresmian gedung baru Mapolsek Pulau Laut ini merupakan langkah nyata dalam menunjang pelaksanaan tugas Polri, guna meningkatkan kualitas pelayanan publik di pulau terluar Indonesia," kata Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Pol. Agung Budi Maryoto usai menandatangani prasasti Mapolsek Pulau Laut di Mapolres Natuna, Ranai, Kepulauan Riau, Kamis.
Keberadaan Mapolsek Pulau Laut tersebut dibangun karena tingginya kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan Polri, katanya.
Selain itu, Pulau Laut juga memiliki nilai strategis sebagai pulau terluar wilayah Indonesia yang berbatasan langsung dengan Laut Cina Selatan.
"Dengan berbagai potensi kerawanan, di antaranya illegal fishing, kecelakaan laut, lintasan jalur peredaran narkoba, hingga penyelundupan sembako," ungkapnya.
Dengan adanya Mapolsek Pulau Laut tersebut, dia berharap Polri mampu mewujudkan kerja sama di bidang keamanan bersama dengan pos pengamanan pulau terluar oleh TNI.
"Hal ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Polri dalam mendukung program kerja Pemerintah, mewujudkan masyarakat Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera," katanya.
Selanjutnya, sebagaimana diamanatkan dalam Program Nawacita Presiden Joko Widodo, dia menambahkan faktor keamanan merupakan syarat utama dalam menciptakan rasa aman dan nyaman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
"Tanpa adanya rasa aman maka tidak akan terwujud kehidupan sosial yang baik di tengah masyarakat yang madani. Dengan Kehadiran Polri dalam bentuk Kesatuan Kewilayahan setingkat Polsek, diharapkan pelayanan, pemeliharaan keamanan, dan ketertiban kepada masyarakat Pulau Laut dapat berjalan dengan optimal," ujarnya. [Antara]
Baca Juga: Kapal Asing Berbendera Vietnam Kedapatan Curi Ikan di Laut Natuna
Berita Terkait
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Jejak Harapan dari Ujung Negeri
-
KKP Amankan Kapal Ikan Asing Ilegal di Perairan Natuna
-
Ditangkap di Laut Natuna Utara, Kapal Berbendera Vietnam Diduga Angkut 80 Ton Ikan Hasil Curian
-
CEK FAKTA: Jokowi Buat Natuna Jadi Jaminan Utang Kereta Cepat China
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- Bukan Sekadar Wacana, Bupati Bogor Siapkan Anggaran Pembebasan Jalur Khusus Tambang Tahun Ini
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen
-
Wakil Kepala BGN Ingatkan Pihak Terkait MBG Bekerja Sama dengan Baik
-
BGN Minta Mitra dan Yayasan Peduli Terhadap Siswa-siswi Penerima Manfaat
-
Pejabat Utama dan Kapolres di Polda Kepri Dimutasi, Berikut Namanya
-
Anggota Polisi di Kepri Jalani Sidang Etik usai Diduga Aniaya Pacar