SuaraBatam.id - Hediyana (54) warga Tanjunguma, Batam nekat menganiaya korban Aryati (52), seorang ibu rumah tangga yang juga merupakan tetangga pelaku.
Penganiayaan ini terjadi setelah Firman (21), anak dari korban diamankan warga atas kasus pencurian kendaraan bermotor, Kamis (26/5/2022) kemarin. Kemudian Aryati menyebut Anak Hediyana sebagai komplotan yang ikut mencuri.
"Benar bahwa penganiayaan ini dilakukan oleh pelaku yang kebetulan tetangga korban. Saat kejadian, kondisinya anak korban juga diamankan atas kasus curanmor," ungkap Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Budi Hartono, Selasa (31/5/2022).
Kronologis
Kompol Budi menerangkan, awal kejadian bermula saat petugas berhasil mendapatkan identitas pelaku curanmor, yang terjadi sekitar pukul 03.30 WIB, Rabu (25/5/2022) dinihari.
Korban curanmor yang kebetulan terbangun, mendengar suara langsung memeriksa dan menemukan pelaku berinisial J yang sudah berhasil membawa sepeda motor korban.
"Namun saat di teriakin, pelaku ini berhasil melarikan diri dan meninggalkan sepeda motor. Warga kemudian melapor ke kami," lanjutnya.
Penyelidikan dilakukan dan mengecek CCTv di sekitar lokasi, petugas mendapati pelaku curanmor tidak sendiri, hingga akhirnya mendapat identitas pelaku Firman yang merupakan anak Aryati.
Saat diinterogasi di kediaman RT, pelaku Firman mengakui bahwa hanya bertugas memantau situasi saat rekannya beraksi.
Baca Juga: Jadwal Pemadaman Listrik Bergilir di Batam Hari Ini, Tiban Sekitarnya Terdampak
Tidak hanya itu, pelaku Firman bahkan sempat menyebut identitas anak dari Hediyana, namun pernyataan tersebut dibantah oleh anak Hediayana yang juga berada di lokasi.
"Saat itu, ibu Firman (Aryati) berteriak agar anaknya tidak takut diintimidasi, dan agar berkata jujur saat ditanyai oleh petugas," paparnya.
Respon tersebut kemudian memicu amarah Hediyana, yang tidak terima dengan pernyataan ibu Firman (Aryati), dan langsung melontarkan kata makian.
Hal ini memicu emosi dari Aryati, yang berusaha mendorong Hediyana, namun tindakan tersebut malah memicu pemukulan terhadap Aryati.
Korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan, karena tulang hidungnya patah usai dipukul pelaku.
Sementara keluarga korban membuat laporan polisi ke Polsek Lubukbaja.
Berita Terkait
-
PLTS Terapung Tembesi 74 Persen Rampung
-
Ada Dugaan Kelalaian, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Blackout Batam-Bintan
-
Buntut Blackout Batam-Bintan, Bukti Rambut Kera di Trafo Seret 5 Orang Jadi Tersangka
-
Blackout Batam Bikin Curiga, Bos PLN Tak Tahu Penyebabnya
-
Ibu Korban Blackout Batam: Hasil Pompa ASI Berminggu-minggu, Basi Dalam Hitungan Jam
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
AKBP Netty Siagian Mundur dari Polri: Menyakitkan Bertahan dalam Tatanan Tak Lagi Sejalan
-
Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba
-
BRI Raih The Finance Golden Star Award 2026, Perkuat Transformasi Digital dan Pemberdayaan UMKM
-
Diduga Habisi Nyawa Karyawati di Batam, Tetangga Kos Ditembak
-
Pria Tetangga Kos Diduga Terlibat Kematian Karyawati di Batam, Motif Masih Misteri