SuaraBatam.id - Arus balik mudik Lebaran antarpulau di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) makin padat.
Akibatnya, sejumlah warga tak dapat tiket kapal pulang. Seorang calon penumpang kapal tujuan Kota Batam di pelabuhan Tanjung Batu Kundur Rinto mengaku tak bisa berangkat karena kapasitas kapal sudah penuh.
Padahal Rinto antre sejak pagi di loket penjualan tiket di pelabuhan tersebut.
Ia yang baru saja menghabiskan mudik di kampung halaman di Kecamatan Ungar itu hendak kembali bekerja sebagai karyawan swasta di Batam.
"Tak dapat tiket sebab kapal penuh, jadi terpaksa berangkat besok," kata Rinto.
Calon penumpang lainnya Riko juga tak bisa berangkat ke Dapur Enam, Kecamatan Galang, Batam karena tak dapat jatah tiket.
Ia diminta pihak agen tiket kapal menunda keberangkatan Senin (9/5), karena arus balik mudik pada hari itu diprediksi sudah mulai longgar.
"Informasi dari agen kapal, hari ini diperkirakan jadi puncak arus balik mudik, karena besok pegawai negeri/swasta sudah mulai masuk kerja," ujar Riko.
Sedangkan calon penumpang lainnya tujuan Kota Tanjungpinang Ali memilih berangkat Senin (9/5) untuk menghindari kepadatan penumpang arus balik mudik hari ini.
Baca Juga: Pelabuhan Internasional Tanjungbalai Karimun Rute Singapura dan Malaysia Diizinkan Beroperasi
Ia dengan keluarga yang melakukan mudik di Kecamatan Ungar, bahkan telah memesan tiket keberangkatan kapal sehari sebelumnya.
"Tiket sudah ada, tinggal berangkat saja besok. Sampai Tanjungpinang langsung masuk kerja," kata Ali yang seorang karyawan swasta tersebut.
Berdasarkan informasi dari agen penjualan tiket kapal tujuan Tanjungpinang bahwa dua kapal telah disiapkan untuk mengantisipasi apabila penumpang masih padat untuk jadwal keberangkatan besok.
Dari penelusuran ANTARA, situasi penumpang di pelabuhan penyeberangan antarpulau dan lintas provinsi di pelabuhan Tanjung Batu Kundur ramai sejak Minggu pagi.
Hingga sore hari tadi, para penumpang tampak berjibaku antre untuk mendapatkan tiket di depan loket penjualan tiket di pelabuhan tersebut. [Antara]
Berita Terkait
-
5 Mobil Suzuki Rp50 Jutaan yang Awet dan Bandel, Solusi Anti Boncos Cocok untuk Tunggangan Harian
-
Rekomendasi Mobil Bekas untuk Pensiunan yang Tak Mau Repot Perawatan
-
Mending Karimun 'Kotak' atau BYD Atto 1? Sama-sama Hemat, Tapi Awas Jebakan Ini
-
4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
-
Korban Terakhir Speed Boat Tenggelam di Karimun Ditemukan
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
5 Mobil Kecil Bekas Murah, Hemat Biaya Operasional buat Pemula
-
Realisasi Investasi Batam Capai Rp69 T di 2025, Singapura Jadi Sumber Utama
-
Ekspedisi Jakarta Batam Terpercaya & Efisien | Harddies Cargo
-
Beasiswa untuk 1.100 Mahasiswa 7 Kampus Negeri Ternama, Batam Jadi Tujuan Belajar
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen