SuaraBatam.id - Mantan Istri Johnny Depp, Amber Heard menangis saat bersaksi dalam kasus dugaan penganiayaan di pernikahan, Kamis (5/5) di pengadilan setempat.
Ia mengatakan Johnny Depp melakukan kekerasan seksual dengan botol dan mengancam hidupnya tak lama setelah mereka menikah.
Heard yang bersaksi dalam kasus defamasi yang diajukan Depp mengatakan dia mengunjungi Depp di Australia sekitar sebulan setelah menikah pada awal 2015, kala itu Depp syuting film kelima "Pirates of the Caribbean".
Pada malam pertama mereka bersama, ujar Heard, rencana makan malam di rumah yang mereka tempati berubah jadi pertengkaran. Depp, yang disebut Heard minum alkohol, mendorongnya ke kulkas dan memegang lehernya.
Heard mengatakan dia melepaskan diri dan naik ke lantai atas, kembali lagi dengan gaun malam dan melihat Depp masih bangun. Heard mengaku meminta Depp untuk makan karena mereka belum makan malam, tapi Depp bersikap "agresif" dan melempar botol-botol yang kemudian pecah di dekat Heard.
Depp diklaim merobek gaunnya, membuatnya telanjang, dan melempar Heard ke meja ping-pong sebelum memasukkan botol ke dalam vaginanya.
"Dia memasukkannya ke dalam tubuh saya berkali-kali," kata Heard sambil menangis saat mendeksripsikan kejadian itu. Dia mengatakan, dia berharap waktu itu botol yang dipakai bukan botol yang pecah.
Kepada juri di persidangan, Heard mengatakan Depp berkali-kali berkata, "Aku akan membunuhmu."
"Saya takut," kata Heard. "Saya baru menikahinya."
Beberapa bulan kemudian, di rumah mereka di Los Angeles, Heard mengaku Depp mematahkan hidungnya dan menarik rambutnya dalam kejadian lain.
Bintang "Pirates of the Caribbean" itu menuntut Heard sebesar 50 juta dolar AS, mengatakan sang mantan istri menodai namanya ketika mengklaim dia adalah korban kekerasan domestik. Heard balas menuntut 100 juta dolar AS, mengatakan Depp menodai namanya karena menyebutnya pembohong.
Kasus bermula dari tulisan opini yang ditulis Heard di Washington Post pada 2018 yang tak pernah menyebut Depp, tapi pengacara Depp mengatakan sudah jelas Heard merujuk kepada sang aktor. Depp mengatakan tuduhan Heard bahwa dia melakukan kekerasan domestik membuatnya kehilangan segalanya.
Dalam testimoni sebelumnya, Depp mengatakan pertengkaran mereka soal tato "Wino" yang awalnya merupakan nama mantan kekasihnya, Winona Ryder, "tidak pernah terjadi".
Depp menuturkan, justru Heard yang melakukan kekerasan fisik selama hubungan mereka, termasuk melempar botol vodka yang membuat ujung jari tengahnya terputus ketika berada di Australia. Pengacara Depp memperlihatkan bukti dari kunjungan Depp ke RS untuk memperbaiki jarinya yang putus.
Depp mengakui telah menggunakan darah dari jarinya untuk menulis di dinding untuk mengingatkan Heard atas "kebohongan" yang ia sebutkan. Depp mengatakan sepanjang hubungan mereka, Heard "merundung" dirinya dan membuatnya "hancur".
Berita Terkait
-
Wajahnya Terekam Jelas! Begal Payudara Sasar Pelajar SMP di Jakbar, Korban Sampai Trauma
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Kursi Melayang, Perut Ditendang: Ketua DPRD Soppeng Dipolisikan ASN Gegara Penempatan Sopir
-
Mengapa Pelaku Pelecehan Selalu Merasa Aman, dan Korban Selalu Disalahkan?
-
Nasib Pedagang BKT: Tolak Setoran Preman, Babak Belur Dihajar 'Eksekutor'
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- Bukan Sekadar Wacana, Bupati Bogor Siapkan Anggaran Pembebasan Jalur Khusus Tambang Tahun Ini
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen
-
Wakil Kepala BGN Ingatkan Pihak Terkait MBG Bekerja Sama dengan Baik
-
BGN Minta Mitra dan Yayasan Peduli Terhadap Siswa-siswi Penerima Manfaat
-
Pejabat Utama dan Kapolres di Polda Kepri Dimutasi, Berikut Namanya
-
Anggota Polisi di Kepri Jalani Sidang Etik usai Diduga Aniaya Pacar