Eliza Gusmeri
Senin, 04 April 2022 | 11:26 WIB
Gambar satelit menunjukkan situs kuburan dengan parit sepanjang sekitar 45 kaki (sekitar 13,7 meter) di bagian barat daya lahan Gereja St. Andrew & Pyervozvannoho All Saints, di Bucha, Ukraina, 31 Maret 2022. (Citra satelit 2022 Maxar Technologies/HO via Reute)

"Semua mitra Ukraina akan diberitahu secara rinci tentang apa yang terjadi di wilayah yang diduduki sementara negara kita. Kejahatan perang di Bucha dan kota-kota lain selama pendudukan Rusia juga akan dipertimbangkan oleh Dewan Keamanan (PBB) pada hari Selasa," katanya. dikatakan.

Dia juga mencatat bahwa upaya sedang dilakukan untuk memulihkan listrik dan air ke Bucha, serta membangun kembali institusi dan infrastruktur medis.

Melansir Wartaekonomi, Zelensky sekali lagi menyerukan perlunya sanksi yang lebih kuat terhadap Rusia.

"Pasti akan ada paket sanksi baru terhadap Rusia. Tapi saya yakin itu tidak cukup. Diperlukan lebih banyak kesimpulan. Tidak hanya tentang Rusia, tetapi juga tentang perilaku politik yang sebenarnya memungkinkan kejahatan ini datang ke tanah kita," dia berkata.

Ditanya selama penampilan Minggu sebelumnya di "Face the Nation" CBS jika Rusia melakukan genosida di negaranya, Zelensky mengatakan: "Memang. Ini genosida."

"Penghapusan seluruh bangsa, dan orang-orang. Kami adalah warga Ukraina. Kami memiliki lebih dari 100 kebangsaan. Ini tentang penghancuran dan pemusnahan semua kebangsaan ini," katanya.

Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim rekaman ekstensif Bucha adalah "palsu," dengan mengatakan "tidak ada satu pun penduduk lokal yang menderita akibat tindakan kekerasan" selama pendudukan Rusia di kota itu.


"Di pemukiman di wilayah Kiev, personel militer Rusia mengirimkan dan mengeluarkan 452 ton bantuan kemanusiaan kepada warga sipil," katanya dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga: Raih Grammy 2022 Kategori Pendatang Baru Terbaik, Olivia Rodrigo: Ini Mimpi Besar yang Jadi Kenyataan

Load More