"Semua mitra Ukraina akan diberitahu secara rinci tentang apa yang terjadi di wilayah yang diduduki sementara negara kita. Kejahatan perang di Bucha dan kota-kota lain selama pendudukan Rusia juga akan dipertimbangkan oleh Dewan Keamanan (PBB) pada hari Selasa," katanya. dikatakan.
Dia juga mencatat bahwa upaya sedang dilakukan untuk memulihkan listrik dan air ke Bucha, serta membangun kembali institusi dan infrastruktur medis.
Melansir Wartaekonomi, Zelensky sekali lagi menyerukan perlunya sanksi yang lebih kuat terhadap Rusia.
"Pasti akan ada paket sanksi baru terhadap Rusia. Tapi saya yakin itu tidak cukup. Diperlukan lebih banyak kesimpulan. Tidak hanya tentang Rusia, tetapi juga tentang perilaku politik yang sebenarnya memungkinkan kejahatan ini datang ke tanah kita," dia berkata.
Ditanya selama penampilan Minggu sebelumnya di "Face the Nation" CBS jika Rusia melakukan genosida di negaranya, Zelensky mengatakan: "Memang. Ini genosida."
"Penghapusan seluruh bangsa, dan orang-orang. Kami adalah warga Ukraina. Kami memiliki lebih dari 100 kebangsaan. Ini tentang penghancuran dan pemusnahan semua kebangsaan ini," katanya.
Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim rekaman ekstensif Bucha adalah "palsu," dengan mengatakan "tidak ada satu pun penduduk lokal yang menderita akibat tindakan kekerasan" selama pendudukan Rusia di kota itu.
"Di pemukiman di wilayah Kiev, personel militer Rusia mengirimkan dan mengeluarkan 452 ton bantuan kemanusiaan kepada warga sipil," katanya dalam sebuah pernyataan.
Berita Terkait
-
Rudal Pertahanan Udara Ukraina Menipis, Zelenskyy Minta Sekutu Pasok Amunisi Pencegat
-
Rudal Jelajah Ukraina FP5 Flamingo Buka Peluang Serang Iran, Jarak Luncur Sampai 3000 Km
-
Suplai Rudal Patriot Kritis, Pertahanan Udara Ukraina Bobol Hingga Makan Korban Jiwa
-
Rusia - Ukraina Saling Tembak Drone dan Rudal, 14 Orang Tewas
-
Serangan Rudal Iran Terancam Melebar ke Laut Kaspia karena Ulah Ukraina Ini
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan Finance Asia, dari Best CEO hingga Best Bank
-
Pengguna Qlola Tembus 99 Ribu, BRI Perkuat Platform Digital bagi Nasabah Bisnis
-
BRI Perkuat Ekosistem Emas, Dari Inklusi Keuangan Hingga Akumulasi Aset
-
Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo 2026 Torehkan Rekor MURI
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli