SuaraBatam.id - Permohonan pembuatan paspor di Kantor Imigrasi Kelas I Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, mengalami peningkatan.
Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Ryawantri Nurfatimah menyampaikan permohonan pembuatan paspor kembali meningkat setelah pemerintah membuka pelabuhan internasional untuk Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) di Batam dan Bintan.
"Peningkatan permohonan tersebut, dirasa sejak 21 Maret 2022 hingga sekarang. Sehari rata-rata sekitar 70 sampai 80 permohonan paspor," ujar Ryawantri di Tanjungpinang, Jumat (25/3/2002).
Dijelaskan Ryawantri, sebelumnya dalam kondisi normal permohonan pembuatan paspor sekitar 20 orang perhari.
Kemudian ada kelonggaran sayarat calon jamaah umrah Indonesia melakukan ibadah umrah ke Arab Saudi.
"Untuk sebelumnya ada pelonggaran syarat jamaah umrah, juga meningkat sekitar 30-40 orang perhari. Dengan adanya peraturan baru, antusias masyarakat juga meningkat yang ingin keluar negeri," ujarnya.
Selain itu, menurut Ryawantri, peningkatan permohonan paspor tersebut juga dikarenakan semakin mempermudah masyarakat melakukan pendaftaran permohonan melalui melalui aplikasi secara daring (online), yakni aplikasi e-Paspor.
"Kembali meningkatnya antusias masyarakat dalam pembuatan paspor tentu disambut baik. Karena bisa meningkatkan devisa negara, dan diharapkan perekonomian negara juga semakin baik," jelasnya.
Kembali dikatakan Ryawantri, pihaknya masih memberlakukan pembatasan jumlah pengunjung di ruang pelayanan Kantor imigrasi, sesuai aturan pelayanan di masa pandemi Covid-19.
"Aturan pembatasan jumlah pengunjung di ruangan pelayanan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Hal itu untuk antisipasi penularan Covid-19," terangnya.
Sehingga untuk menghadapi terjadinya penumpukan pengunjung di kantor imigrasi, jelas Ryawantri, pihaknya tetap melaksanakan pelayanan jemput bola atau Eazy Passport dalam mengurus permohonan paspor.
"Layanan Eazy Passport itu, masyarakat tidak perlu lagi datang ke kantor Imigrasi. Karena kami yang mendatangi masyarakat untuk mengambil data persayaratan yang diperlukan untuk mengurus permohonan paspor," jelasnya.
Terkait dibukanya pintu masuk bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) atau wisman yang akan berkunjung ke Kepri, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad meminta semua pengelola pelabuhan menyiapkan fasilitas penyambutan wisatawan mancanegara (wisman).
"Semua pengelola pelabuhan mesti menyiapkan semua fasilitas penyambutan wisman," ujar Ansar belum lama ini.
Dikatakan Ansar, fasilitas penyambutan tersebut mulai dari ketersediaan tempat dan petugas yang akan melakukan test PCR, petugas penerima pembayaran Visa on Arrival, tempat isolasi, hingga rumah sakit rujukan bila diperlukan suatu tindakan medis lebih jauh.
"Dengan kata lain, semua fasilitas tersebut harus telah disiapkan pengelola pelabuhan, begitu mereka akan membuka pelayaran untuk para wisman," kata Ansar.
Berita Terkait
-
KPK Periksa 3 Saksi Baru dalam Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Rp145,5 Miliar
-
Diduga Terlibat Aksi Penipuan Daring, Imigrasi Pontianak Ciduk 31 WNA Asal Malaysia dan Taiwan
-
Marinus Gea: WNA Enak Cari Makan di RI, WNI Malah Disiksa di Luar Negeri
-
Hubungan Seks di Halaman Rumah Warga! WNA Australia Dilarang ke Indonesia 10 Tahun
-
Warga Australia Diblokir Masuk Bali Selama 10 Tahun karena Kasus Asusila
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Pemkot Batam Gelar Pasar Murah 15-17 September, Catat Lokasinya!
-
Mantri BRI Dewi Natalia, Dedikasi 15 Tahun Dampingi 380 Debitur Mikro
-
Wow! Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Lampaui Kepri dan Nasional
-
UMKM Naik Kelas Jadi Pemberdayaan Ekonomi Rakyat Terbesar di Indonesia
-
Juicy Luicy Klarifikasi soal Bagasi: Batal Tampil di Batam, Singgung Penyelenggara