SuaraBatam.id - Ratusan pengungsi (refugees) Afghanistan di Tanjungpinang kembali menggelar aksi berjalan kaki atau Long March menuju Kantor IMO dan UNHCR untuk menuntut kejelasan nasib para pencari suaka tersebut, di Jalan Peralatan, Kilometer 7, Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (23/3/2022).
Dalam aksi tersebut, terjadi bentrokan antara masyarakat Kota Tanjungpinang yang merasa terganggu, saat aksi Long March. Ratusan pengungsi tersebut menutup setengah jalan raya hingga terjadi macet panjang.
Bentrokan berupa adu mulut dan dorong-dorongan terjadi beberapa kali disepanjang jalan raya. Diawali di Jalan Ganet, Lampu Merah Batu 10, dan di lokasi Kantor IOM juga terjadi hal serupa. Bentrokan tersebut dapat direda setelah anggota kepolisian melerai kedua belah pihak.
Kontributor: Rico Barino
Berita Terkait
-
Pengungsi Afganistan Demo Lagi di Kantor IOM Tanjungpinang, Aksi Long March Resahkan Warga Sampai Bentrok
-
Dua Warga Tanjungpinang Babak Belur Dikeroyok 7 Pemuda, Pelaku Diduga Mabuk di Acara Pernikahan
-
Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura Tanjungpinang Buka Rute ke Malaysia 1 April
-
Santriwati Pondok Pesantren Mis Raudhatul Qur'an Tanjungpinang Kabur, Diduga Korban Kekerasan Ustaz
-
HET Minyak Goreng Dicabut, Penjual Makanan di Tanjungpinang Mulai Naikkan Harga
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Pejabat Imigrasi Kepri dan Batam Dicopot Imbas Skandal Pungli
-
Ratusan iPhone Selundupan Disita Bea Cukai Batam, Gagal Sampai Siak
-
Kabar Duka: Eks Direktur Politeknik Negeri Batam Meninggal saat Bersepeda
-
Rebranding dan Transformasi Bawa BRI Masuk Jajaran 500 Merek Paling Bernilai Dunia
-
Harga Plastik Naik, Warga Batam Diajak Gunakan Tas Ramah Lingkungan