SuaraBatam.id - Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang direncanakan dibuka 1 April 2022, untuk rute perjalanan Johor Baharu, Malaysia dan sebaliknya.
Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Tanjungpinang, Agus Jamaludin menjelaskan pihaknya telah mendapatkan surat tembusan dari Kemenhub terkait dibukanya Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura (SBP) akan dibuka untuk pelayaran dari Johor Bahru, Malaysia, pada 1 April 2022.
"Melalui Surat Edaran (SE) nomor 12 tahun 2022 Satgas Nasional untuk Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN)," ujar Agus saat ditemui di Kantornya, Selasa (22/3/2022).
Agus menkjelaskan, untuk persyaratannya sesuai edaran PPLN harus membawa surat negatif hasil pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR), kemudian sudah divaksin 2 kali serta mengisi aplikasi e-Hac di aplikasi peduli lindungi.
"Wisman yang tiba di Pelabuhan SBP kita lakukan screening, pengukuran suhu dan tes PCR dengan masa tunggu 1 kali 24 jam," jelasnya.
Sehingga, Agus mengatakan ada beberapa hal yang harus dipersiapkan seperti petugas swab yang berasal dari pihak ketiga, sebab yang datang adalah turis yang jelas tidak ditanggung dari pemerintah.
"Mereka pelaku perjalanan internasional, harus biaya mandiri," kata Agus.
Hal lain yang juga sangat penting dipersiapkan adalah tempat karantina mandiri, sebab kata Agus tidak ada yang bisa mengetahui jika ada wisman yang datang itu tiba-tiba terpapar covid-19.
"Ini yang harus dibahas bersama terlebih dahulu antara stakeholder di pelabuhan dengan satgas di Tanjungpinang," pungkasnya.
Baca Juga: Viral, Seorang Gadis Berani Buka Warung Makan di Depan Kuburan, Warganet: Tiap Jualan Ingat Kematian
Sementara itu, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, mengapresiasi pemerintah pusat terkait PPLN khusus membuka pintu-pintu masuk wisman di seluruh wilayah Kepulauan Riau. Hal
"Kita berterima kasih kepada pemerintah pusat yang selalu mendukung penuh agar percepatan pemulihan ekonomi di Kepri melalui sektor pariwisata dapat digesa," ujarnya.
Sehingga lanjut Ansar, tidak hanya terpusat di Batam dan Bintan saja. Namun seluruh wilayah Kepri dapat merasakan pertumbuhan kembali ekonomi melalui sektor pariwisata.
"Kebijakan ini tentu saja menjadi angin segar bagi dunia pariwisata kita. Memang sebelumnya, kita sudah menyurati presiden terkait ini, agar bisa membuka seluruh pelabuhan internasional yang ada," pungkasnya.
Sebelumnya, presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melalui Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi telah mengizinkan untuk membuka pintu-pintu masuk Wisatawan Mancanegara (Wisman) di seluruh wilayah Kepulauan Riau.
Kontributor: Rico Barino
Berita Terkait
-
Cuan Gila! Modal Rp200 Ribu, Pria Malaysia Jual Domain ai.com Seharga Rp1,1 Triliun
-
BPDP Akui Produktivitas Sawit Indonesia Kalah dari Malaysia
-
Di Tengah Penangguhan Sanksi FIFA, Klub Malaysia Datangkan Pemain Naturalisasi Harimau Malaya
-
Libas Malaysia 3-2, Indonesia Keluar sebagai Juara Grup D BATC 2026
-
Gas ke Johor! Wahana Ferrari Resmi Hadir di Legoland Malaysia
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Batam Buka Program Pelatihan Gratis untuk 1.984 Pencaker, Yuk Ikutan!
-
Pegadaian Pastikan Ketersediaan Emas Aman dan Dijamin 1 : 1
-
Lewat KPR Subsidi, BRI Bantu MBR Miliki Tempat Tinggal Lewat Program 3 Juta Rumah
-
Dirut Perusahaan Jadi Tersangka Kasus Mafia Tanah di Pulau Rempang
-
Transformasi Digital BRI Makin Kuat, Pengguna BRImo Tembus 45,9 Juta di 2025