SuaraBatam.id - Tahapan pembangunan sirkuit bertaraf Internasional di kawasan wisata Lagoi, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mulai dilaksanakan.
Diawali Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PT Gallant Venture Ltd bersama Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo, di Hotel Nirwana kawasan Lagoi Kabupaten Bintan, Kamis (17/3/2022).
IMI dan PT Gallant Venture telah merencanakan investasi sebesar Rp1,2 triliun ini, digunakan untuk membangun sirkuit serta dukungan fasilitas lainnya.
General Manager PT Bintan Resort Cakrawala (BRC) Abdul Wahab, mengatakan pihaknya menyambut baik rencana pembangunan sirkuit bertaraf internasional di Lagoi ini. Dengan dibangunnya sirkuit ini, lanjut Wahab, akan menjadi daya tarik wisatawan mancanegara dan domestik.
"Keberadaan sirkuit F1 di Bintan maka akan mendukung pengembangan pariwisata Kepri. Karena wisatawan sangat mudah mendapatkan akses untuk ke Lagoi Bintan, termasuk warga negara tetangga, Singapura dan Malaysia," ujar Wahab.
Dikatakan Wahab, pihaknya telah menyiapkan tiga lokasi yang direncanakan untuk sirkuit tersebut.
Sirkuit terletak di dalam kawasan wisata Lagoi Bintan Resort dengan luas lahan sekitar 70-100 hektar.
Nantinya sirkuit F1 di Bintan akan mirip dengan sirkuit Moto GP Mandalika yang disertai bentangan alam indah di tepi pantai berpasir putih.
"Dapat diprediksi setiap event dapat mendatangkan sekitar 70.000-100.000 wisatawan ke Bintan. Kemudian juga akan menambah pembangunan hotel-hotel baru," ujar Wahab.
Dikatakan Wahab, pembangunan sirkuit dilaksanakan dengan skema kerjasama investasi antara IMI pusat dengan PT Gallant Venture Ltd. Pembangunannya sendiri ditargetkan akan memakan waktu selama dua tahun, hingga 2024.
Baca Juga: Dinas Pariwisata Kepri Gelar Sayembara Batik Berhadiah Rp10 Juta, Untuk Mendaftar Berikut Linknya
Direncanakan, sirkuit Internasional Bintan bukan hanya untuk F1 saja, namun ada 9 kejuaraan balap otomotif tingkat dunia yang digadang-gadang akan dilaksanakan di sana.
Kejuaraan yang akan digelar di sirkuit Internasional Bintan adalah F1, FIA World Endurance Championship category 2 & F1 (T), V8 Supercars category 3 to 6 circuit, FIA European Dragracing category A to C circuit, Nascar Oval, FIM Grades 1-5, FIM Speedway, FIA Nascar Oval dan World Rally Championship.
Sementara itu, Ketua Umum IMI, Bambang Soesatyo menargetkan sirkuit F1 Bintan menjadi sirkuit termegah di kawasan Barat Indonesia, sedangkan di kawasan Timur ada Mandalika dan kawasan tengah Indonesia terletak di Jawa Barat ada Sentul yang akan di rahab total.
"Ini sehingga penyebaran event otomoti baik Moto GP dan F1 ada di Indonesia. Ini akan menambah kekuatan pariwisata di Indonesia," tegas Bamsoet.
Selain itu, Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad hadirnya sirkuit F1 di Bintan, Kepulauan Riau ini nantinya akan menjadi daya tarik tersendiri. Tidak hanya Indonesia yang akan mengalihkan perhatiannya ke Kepri, namun mata dunia akan tertuju ke Negeri Segantang Lada tersebut, khususnya Bintan.
"Kita akan punya nilai jual yang lebih dan otomatis akan berdampak pada perekonomian dan sebagainya. Tentunya ini menjadi salah satu harapan bagi kita untuk kembali menggeliatkan ekonomi sektor pariwisata," pungkas Ansar.
Tag
Berita Terkait
-
Bamsoet: Prabowo Capai Swasembada Beras 'Gaya' Soeharto-SBY Dalam Setahun
-
Jarang Hadir Rapat, Bambang Soesatyo Dilaporkan ke MKD DPR RI
-
BRI Insurance Bidik Potensi Pasar yang Belum Tersentuh Asuransi
-
Bamsoet Pastikan Pemberian Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto 'Mulus' Tanpa Ada Hambatan
-
IMI Berikan Dukungan Penuh untuk MotoGP Mandalika 2025
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
5 Mobil Kecil Bekas Murah, Hemat Biaya Operasional buat Pemula
-
Realisasi Investasi Batam Capai Rp69 T di 2025, Singapura Jadi Sumber Utama
-
Ekspedisi Jakarta Batam Terpercaya & Efisien | Harddies Cargo
-
Beasiswa untuk 1.100 Mahasiswa 7 Kampus Negeri Ternama, Batam Jadi Tujuan Belajar
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen