SuaraBatam.id - Peran Rusia-Ukraina disebut lebih dulu diceritakan dalam serial The Simpsons". Serial ini telah menayangkan kejadian tersebut pada tahun 1998.
Cuplikan adegan tersebut beredar di media sosial. Hal ini juga tidak luput dari perhatian Al Jean, showrunner serial tersebut yang mengatakan bahwa lelucon 24 tahun lalu itu kini menjadi kenyataan yang sangat menyedihkan.
Kartun yang tayang di Fox ini sudah berkali-kali dalam beberapa tahun memprediksi masa depan, seperti pertarungan Super Bowl hingga penemuan FaceTime.
"Dalam hal prediksi, ada dua jenis yang kami miliki, yang sepele, seperti Don Mattingly mendapatkan masalah untuk rambutnya di 'Homer at the Bat'," kata Jean dilansir The Hollywood Reporter, Jumat.
"Dan kemudian ada prediksi seperti ini (Ukraina). Saya benci mengatakannya, tetapi saya lahir pada tahun 1961, jadi selama 30 tahun, saya hidup dengan momok Uni Soviet. Jadi bagi saya, sayangnya ini lebih merupakan norma daripada prediksi. Kami mengira semuanya akan menjadi buruk," lanjutnya.
Momen yang dianggap sebagai prediksi terjadi di episode "Simpson Tide" tahun 1998. Saat berada di kapal selam nuklir yang berpartisipasi dalam latihan militer, Homer secara tidak sengaja menembakkan kapten kapal selam ke perairan Rusia.
Episode tersebut juga mengungkapkan bahwa Uni Soviet tidak pernah benar-benar bubar, pasukan dan tank turun ke jalan saat Tembok Berlin langsung dibangkitkan.
Jean mencatat bahwa acara tersebut mendapat izin untuk menggunakan "The Internationale" sebagai lelucon pada 1998 sehingga tidak terjadi penolakan.
"Agresi historis tidak pernah benar-benar hilang, dan Anda harus sangat waspada," kata Jean.
Baca Juga: Presiden Zelensky: Semuanya Takut, Ukraina Ditinggal Sendirian Melawan Rusia
"Pada tahun 1998, ketika klip ini ditayangkan, itu mungkin puncak dari hubungan AS-Rusia. Tapi sejak (Presiden Rusia Vladimir) Putin masuk, hampir semua orang telah menjelaskan bahwa dia orang jahat dan hal-hal buruk akan terjadi," lanjutnya.
Hingga Kamis (24/2) pagi waktu setempat, dilaporkan bahwa pasukan Rusia melintasi perbatasan dari berbagai arah. Video menunjukkan ledakan di beberapa kota Ukraina, termasuk ibu kota, Kyiv.
Korban tewas Ukraina mulai meningkat. Presiden Joe Biden bersumpah bahwa dunia akan meminta pertanggungjawaban Rusia atas serangan itu
"Ada semacam prediksi, di mana kami merujuk sesuatu yang telah terjadi dan terjadi lagi — kami berharap itu tidak akan terjadi, tetapi sayangnya, memang demikian," ujar Jean.
Dia juga mengatakan bahwa seri tersebut kemungkinan akan membahas bagaimana dunia berubah, tetapi penonton seharusnya tidak mengharapkan referensi Rusia-Ukraina tertentu. (antara)
Berita Terkait
-
Review Atonement: Saat Perang Usai, Rasa Bersalah Berubah Jadi Medan Tempur
-
Perang Modern Butuh Teknologi, Bukan Komcad! Pemerintah Salah Arah dan Boros Anggaran
-
Resolusi Hentikan Perang AS - Iran Ditolak Senat Amerika Serikat
-
Berani! Presiden Brasil Sebut PBB Gagal Lindungi Dunia dari Perang
-
Inggris Siap Ikut Perang Arab Saudi vs Houthi, Tentara Akan Dikirim
Terpopuler
- Dapat Warisan PR Karhutla, Menko Polkam Dudung Siap Terjun Langsung ke Lokasi
- 4 Rekomendasi Pelembap Viva untuk Kulit Kering, Bantu Perbaiki Skin Barrier
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
- 8 Sneakers Lokal Paling Nyaman dan Modis untuk Gaya Harian, Mulai Rp200 Ribuan
Pilihan
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
Terkini
-
BRI Peduli Latih 500 Volunteer Jelang MotoGP Mandalika 2026, Dorong Lingkungan Berkelanjutan
-
BRI Perkuat Tata Kelola Dengan Budaya Integritas dan Antikorupsi
-
Rekam Jejak Mayjen TNI Rionardo, Panglima Pertama Kodam XXV Kepri
-
Batam Dikepung Kabut Asap, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Karhutla di Kepri
-
Jabat Kabareskrim Polri, Kapolda Kepri Asep Safrudin Naik Pangkat Jadi Komjen