- Disnaker Batam membuka program pelatihan gratis untuk 1.984 pencaker.
- Pelatihan ini berbasis kompetensi yang diperuntukkan khusus bagi pencaker.
- Calon peserta diminta memperhatikan persyaratan dan kompetensi sesuai minat.
SuaraBatam.id - Kabar gembira kepada pencari kerja (pencaker) yang memiliki KTP Batam. Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) setempat membuka program pelatihan secara gratis untuk 1.984 orang.
Kepala Disnaker Batam Yudi Suprapto mengatakan pelatihan dirancang untuk untuk menambah kompetensi dan keterampilan serta daya saing pencaker sesuai kebutuhan dunia industri.
"Pelatihan ini berbasis unit kompetensi dan diperuntukkan khusus bagi pencari kerja yang belum dan tidak bekerja. Total akan ada 1.984 peserta yang dapat mengikuti program ini," ujarnya dikutip dari Antara, Senin (9/2/2026).
Yudi menegaskan program tersebut tidak memungut biaya untuk para peserta. Pihaknya menyediakan 82 jenis unit kompetensi dengan jumlah kuota yang berbeda-beda.
Yang banyak seperti operator K3 (Keamanan, Kesehatan, dan Keselamatan) itu sampai 60 peserta dan masih ada beberapa tipe K3 lainnya. Lalu jasa boga kue nasional itu juga ada 50 peserta,” kata dia.
Di bidang bahasa, Disnaker Batam membuka pelatihan bahasa Inggris dengan dua tipe kelas, yakni umum dan keperawatan, yang dinilai penting sebagai bekal para pencari kerja.
"Kalau kendala utama pencari kerja kita itu sebenarnya di bahasa. Untuk skill, banyak yang sudah memiliki kompetensi. Jadi sebenarnya bahasa yang harus diperkuat lagi," ungkap Yudi.
Selain Bahasa Inggris, juga tersedia pelatihan Bahasa Jepang, Bahasa Mandarin, serta Bahasa Korea.
Selain itu, pelatihan teknis seperti pengelasan dan welding disediakan dalam berbagai jenis dan level, seperti welding inspector.
Disnaker Batam juga membuka pelatihan tata boga dan menjahit dengan berbagai spesialisasi.
Menurut Yudi, minat pencari kerja terhadap program pelatihan ini tergolong tinggi, terutama pada pelatihan yang berkaitan langsung dengan kebutuhan industri.
"Yang paling banyak diminati saat ini K3 umum, forklift, las, dan welding inspector. Itu memang sangat dibutuhkan di sektor industri, migas, shipyard, dan sektor lainnya di Batam," sebutnya.
Pendaftaran pelatihan dilakukan secara daring sesuai ketentuan pada media sosial dinas tersebut, pada 9-10 Februari 2026, mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB.
Yudi mengimbau calon peserta untuk memperhatikan persyaratan dan memilih unit kompetensi sesuai minat serta kebutuhan pasar kerja setempat. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan Finance Asia, dari Best CEO hingga Best Bank
-
Pengguna Qlola Tembus 99 Ribu, BRI Perkuat Platform Digital bagi Nasabah Bisnis
-
BRI Perkuat Ekosistem Emas, Dari Inklusi Keuangan Hingga Akumulasi Aset
-
Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo 2026 Torehkan Rekor MURI
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli