SuaraBatam.id - Uang sebanyak Rp 709 juta diserahkan kepada Kejaksaan Negeri Batam oleh Mantan Kepala SMA Negeri 1 Batam, Muhammad Chaidir melalui sang istri bernama Wasiem.
Uang tersebut diduga sebagai dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang dikorupsi.
"Uang kerugian negara itu dikembalikan pada Kamis (10/2/2022) pekan lalu," kata Kepala Seksi Intelijen Kejari Batam, Wahyu Oktaviandi, Selasa (15/2/2022).
Ia mengatakan kendati kerugian negara telah dikembalikan, namun hal tersebut tak dapat menggugurkan tindak pidana korupsi yang kini kasusnya bergulir di pengadilan.
Wahyu juga menyebutkan bahwa Kejari Batam menghargai itikad baik dari tersangka yang mengembalikan kerugian uang negara.
"Nantinya akan menjadi bahan pertimbangan oleh JPU dalam penuntutan terhadap tersangka," bebernya.
Uang kerugian negara tersebut, langsung dititipkan kepada Bank Rakyat Indonesia (BRI) oleh Kejaksaan Negeri Batam.
Chaidir terseret kasus korupsi ini setelah menggunakan dana BOS untuk pelesiran ke Malaysia bersama keluarganya dan sejumlah guru di sekolah tersebut.
Para guru SMA Negeri 1 Batam pada periode 2017-2019 yang ikut menikmati uang korupsi itu, juga telah mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 119.070.000.
Baca Juga: Jumlah Probable Omicron Batam Capai 348 Orang, 7 Kecamatan Zona Merah
Dalam kasus ini, Kejaksaan mengestimasikan kerugian negara mencapai Rp 830 juta.
Berita Terkait
-
PLTS Terapung Tembesi 74 Persen Rampung
-
Ada Dugaan Kelalaian, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Blackout Batam-Bintan
-
Buntut Blackout Batam-Bintan, Bukti Rambut Kera di Trafo Seret 5 Orang Jadi Tersangka
-
Blackout Batam Bikin Curiga, Bos PLN Tak Tahu Penyebabnya
-
Ibu Korban Blackout Batam: Hasil Pompa ASI Berminggu-minggu, Basi Dalam Hitungan Jam
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
- Tiga Jembatan di Batang Toru, Ikhtiar Menjaga Satwa Liar Tetap Terhubung
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Buyback Saham BRI Berlanjut, Fundamental Tetap Solid
-
Kronologi Pria Tewas di Kamar Kos Batam, Cinta Segitiga Disebut Penyebab Penusukan
-
Cekcok Berujung Maut di Kos Batam: Alami 25 Luka Tusukan, Polisi Sita CCTV
-
Polda Kepri Mutasi Besar-besaran Jajarannya, Ada 475 Personel!
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Sopir Mobil Mewah Sempat Mau Kabur