SuaraBatam.id - Kabupaten Karimun melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) mulai besok, Senin (3/1/2022).
Dalam sekolah tatap muka tahun ajaran 2021/2022 itu akan dilakukan 100 persen sesuai kapasitas kelas jika telah memenuhi persyaratan.
Kebijakan tersebut dilakukan sesuai syarat yang ditetapkan berpedoman pada Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 menteri, yakni Mendikbudristek, Menag, Menkes dan Mendagri.
Satuan Pendidikan dengan capaian vaksinasi dosis II pada pendidik dan tenaga kependidikan di atas 80 persen, serta capaian vaksinasi pada warga masyarakat lansia dan peserta didik di atas 50 persen.
Mengutip Batamnews.co.id--jaringan Suara.com, pembelajaran dapat dilakukan setiap hari dan jumlah peserta didik 100 persen dari kapasitas ruang kelas.
"Kalau vaksinasi dosis 2 sudah mencapai di atas 80 pesen, satu kelas bisa masuk 100 persen. Tapi untuk proses belajar mengajar hanya 6 jam, satu mata pelajaran 30 menit," ujar Plt Kepala Dinas Pendidikan Karimun, Fajar Horison Abidin, Minggu (2/1/2021).
Sementara jika satuan Pendidikan dengan capaian vaksinasi dosis II pada Pendidik dan Tenaga Kependidikan antara 50-80 persen, serta capaian vaksinasi pada warga masyarakat lansia dan peserta didik antara 40-50 persen, maka PTM dilaksanakan setiap hari secara bergantian.
Dengan demikian satu kelas dibatasi 50 persen peserta didik dengan cara bergantian 4 jam mata pelajaran.
"Untuk pelajaran olahraga serta kegiatan ekstra kurikuler, wajib menerapkan protokol kesehatan ketat," ucap Fajar.
Terkait seperti apa PTM di setiap sekolah, dikatakannya tergantung dari kesiapan sekolah.
"Kalau memang belum mencukupi syarat atau ketentuan, maka proses PTM dilakukan dengan sistem berbagi atau peserta didik dalam satu kelas hanya 50 persen," ujarnya.
Fajar juga mengatakan, bahwa untuk kantin di setiap sekolah belum dibuka atau belum boleh untuk berjualan.
Berita Terkait
-
Dipakai Hanya Saat Pergi ke Sekolah, KPAI: Masker Beda dengan Helm
-
Mulai Besok, PTM Terbatas di Jakarta dengan Kapasitas 100 Persen
-
2 Tersangka Dugaan Penipuan Lowongan Kerja Palsu PT Saipem Ditangkap
-
Disdukbud Balikpapan Bolehkan PTM Digelar 100 Persen, Tapi dengan Syarat
-
Data Kasus Pidana di Karimun Tahun 2021, Dominasi Masalah Narkotika
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Menyakitkan Para Pencari Kerja, Guru Besar UGM: Perbuatan Gibran Tercela, Harus Diselesaikan
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
BRI Hadirkan Pilihan Investasi ESG untuk Dukung Tujuan Keuangan Jangka Panjang
-
Lion Air Rute Batam-Jambi Batal Terbang Gegara Kabut Asap
-
BRI Peduli Latih 500 Volunteer Jelang MotoGP Mandalika 2026, Dorong Lingkungan Berkelanjutan
-
BRI Perkuat Tata Kelola Dengan Budaya Integritas dan Antikorupsi
-
Rekam Jejak Mayjen TNI Rionardo, Panglima Pertama Kodam XXV Kepri