SuaraBatam.id - Polisi Karimun menangkap dua tersangka terkait kasus dugaan penipuan dengan modus informasi lowongan kerja palsu di PT Saipem, Karimun, Kepulauan Riau.
Penyidik Satreskrim Polres Karimun menyimpulkan bahwa kedua tersangka memiliki peran dalam kasus tersebut.
Dua tersangka tersebut adalah perempuan. Namun, polisi tidak menyebutkan identitasnya.
"Kita sudah menetapkan dua orang tersangka setelah kami melakukan gelar perkara, dan unsur-unsur perbuatan mereka telah mencukupi," kata Kasat Reskrim Polres Karimun AKP Arsyad Riyandi, dikutip dari Batamnews, Sabtu (1/1/2021).
Sementara polisi belum menemukan dalang atau otak utama dalam kasus penipuan ini. Diduga ada satu orang laki-laki berinisial AS hingga kini mangkir dari panggilan kepolisian.
Arsyad juga menyebutkan, selama melakukan penyelidikan, ada beberapa kendala yang menjadi penghambat. Yaitu, minimnya korban yang bersedia memberikan keterangan.
"Dari ratusan korban, hanya belasan saja yang memberikan keterangan, banyak tidak kooperatif," ujarnya.
Berita Terkait
-
Praperadilan Febrie Adriansyah, Kuasa Hukum Minta Eks Jampidsus Segera Dibebaskan
-
Belum Tetapkan Tersangka di Kasus Kematian Sutrimo, Polisi Tunggu Hasil Lab Forensik
-
Lawan Status Tersangka TPPU, Febrie Adriansyah Uji Keabsahan Penahanan di Sidang Praperadilan
-
Uji Sah atau Tidaknya Status Tersangka, Sidang Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar Hari Ini
-
Direktur Bus ALS Jadi Tersangka Buntut Kecelakaan Musi Rawas, Ini Sosoknya
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan Finance Asia, dari Best CEO hingga Best Bank
-
Pengguna Qlola Tembus 99 Ribu, BRI Perkuat Platform Digital bagi Nasabah Bisnis
-
BRI Perkuat Ekosistem Emas, Dari Inklusi Keuangan Hingga Akumulasi Aset
-
Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo 2026 Torehkan Rekor MURI
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli