SuaraBatam.id - Berpergian atau liburan dalam kondisi hamil memang menjadi pertimbangan bagi seorang perempuan.
Menurut Dokter Spesialis Kandungan & Kelahiran (Obstetrics & Gynaecology) dari Jakarta IVF, dr. Lucy Lisa, Sp.OG, KFER, M.Kes, tak masalah jika perempuan berpergian saat hamil, asalkan sudah sesuai dengan saran dokter.
Selama kondisi si ibu sehat, traveling justru disarankan untuk membantu menjaga kesehatan psikis dan hati yang gembira. Sebelum memutuskan untuk traveling, ketahuilah terlebih dulu waktu yang tepat.
Menurut dr. Lucy, waktu yang tepat untuk melakukan traveling adalah saat trimester kedua.
Sebab, umumnya tubuh sudah tidak mengalami morning sickness, serta gak akan merasa mudah lelah dengan beban kandungan yang besar.
Jika baru trimester pertama dianjurkan untuk gak bepergian, karena rentan mengalami hal yang kurang nyaman. Terutama bagi bumil yang sering mengalami mual atau muntah.
Kata dia, jika memutuskan naik pesawat, sebagian besar maskapai penerbangan akan mengizinkan perjalanan hingga 37 pekan kehamilan. Namun, bumil mungkin harus memeriksa kebijakan yang diterapkan sebelum membeli tiket pesawat.
Berikut yang perlu diperhatikan ibu hamil ketika memutuskan melakukan perjalanan menurut dr. Lucy.
1. Yang pertama adalah kita mesti tahu timing-nya. Kapan sih timing yang tepat untuk bisa melakukan traveling yang enak yang nyaman.
Baca Juga: Yuk Kenali, 5 Manfaat Jagung Untuk Ibu Hamil
2. timing yang tepat sebenarnya di usia kehamilan 14 sampai 28 minggu atau trimester kedua kehamilan.
Alasannya, kalau trimester pertama kehamilan atau di bawah 14 minggu, ibu hamil itu masih beradaptasi terhadap kehamilannya, mereka sering mengalami mual, muntah, kelelahan, dan memang resiko untuk terjadinya keguguran sangat besar.
Sementara, jika usia kehamilan 28 minggu atau memasuki trimester 3, ibu hamil itu membawa beban kehamilan yang sudah cukup besar sehingga segala aktivitas memang lebih terbatas, sehingga mudah lelah dan beresiko terhadap terjadinya kelahiran prematur dan juga jangan sampai terlalu besar.
3. jika bumil memilih traveling naik pesawat terbang, kata dr. Lucy, sebaiknya juga memperhatikan beberapa hal. Seperti, cari destinasi wisata yang ditempuh tidak lebih dari 4 jam perjalanan.
4. Ada baiknya, bumil juga tahu situasi di sekitar lokasi tujuan, seperti adanya fasilitas medis yang memadai, hindari datang ke daerah yang perlu vaksinasi dan berisiko terkena penyakit.
5. Sebaiknya pesan tempat duduk yang dekat lorong, tujuannya agar lebih mudah untuk bangun dari tempat duduk, dan bumil pun meregangkan kaki selama dalam penerbangan.
Berita Terkait
-
Sempat Disembunyikan, Ini Potret Baby Bump Hanggini yang Siap Jadi Ibu!
-
Hanggini Umumkan Kehamilan Anak Pertama Setelah 2 Tahun Menikah
-
2 Tahun Menikah dengan Luthfi Aulia, Hanggini Umumkan Hamil Anak Pertama
-
Angka Kematian Bayi Masih Tinggi, Menkes Dorong Program MMS bagi Ibu Hamil
-
Makin Menawan! 7 Potret Maternity Shoot Aurelie Moeremans di California
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Emas dan Perak Meroket Ekstrem, Analis Prediksi Tren Bullish Paling Agresif Abad Ini
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
Terkini
-
5 Mobil Kecil Bekas Murah, Hemat Biaya Operasional buat Pemula
-
Realisasi Investasi Batam Capai Rp69 T di 2025, Singapura Jadi Sumber Utama
-
Ekspedisi Jakarta Batam Terpercaya & Efisien | Harddies Cargo
-
Beasiswa untuk 1.100 Mahasiswa 7 Kampus Negeri Ternama, Batam Jadi Tujuan Belajar
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen