SuaraBatam.id - Masa liburan sekolah untuk semua jenjang pendidikan di Batam ditunda saat Natal dan Tahun baru 2022. Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam menetapkan aturan itu untuk mengendalikan penyebaran Covid-19.
Kepala Disdik Batam, Hendri Arulan mengatakan, rencana penundaan ini sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) nomor 62 Tahun 2021 tentang pencegahan dan penanggulangan Covid-19 saat Natal dan Tahun Baru 2022. Serta juga didukung oleh Surat Edaran (SE) Sekjen Kemendikbud ristek.
Dalam aturan tersebut, pemerintah mengimbau kepada kepala satuan pendidikan untuk melaksanakan pembagian rapor semester 1 tahun ajaran 2021/2022 bagi satuan pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah pada bulan Januari 2022.
Kedua, tidak meliburkan secara khusus kegiatan pendidikan di satuan pendidikan selama Natal dan Tahun Baru (Nataru) pada tanggal 24 Desember 2021 sampai dengan tanggal 2 Januari 2022.
"Karena itu, usai ujian mereka tetap belajar, nantinya libur semester akan digeser ke bulan Januari tahun 2022. Setelah Nataru ini selesai. Jadi mereka tetap libur, hanya saja ditunda," ujarnya, Selasa (7/12/2021).
Selain itu, sekolah tidak memberikan cuti kepada pendidik dan tenaga kependidikan Aparatur Sipil Negara (ASN) selama periode Nataru pada tanggal 24 Desember 2021 sampai dengan tanggal 2 Januari 2022.
Kemudian, pihaknya juga mengimbau kepada penyelenggara satuan pendidikan yang diselenggarakan masyarakat untuk menunda pengambilan cuti bagi pendidik dan tenaga kependidikan di satuan pendidikannya setelah periode libur Nataru.
Serta mengimbau kepada warga satuan pendidikan untuk tidak bepergian dan tidak pulang kampung ke luar daerah dengan tujuan yang tidak primer/tidak penting/tidak mendesak selama periode Nataru.
“Upaya ini untuk mengendalikan penyebaran Covid-19, apalagi saat ini ada ditemukan varian baru,” pungkas Hendri.
Baca Juga: Berlajut Besok, Ini 4 Titik Demo Buruh di Batam dan Tanjungpinang
Berita Terkait
-
Stok Beras Bulog 4,5 Juta Ton, Aman untuk Nataru hingga Ramadan
-
Diskon Tiket Kereta hingga Kapal Laris Manis, Serapan Stimulus Tembus 98%
-
Dukung Liburan Sekolah Makin Seru, Gojek Hadirkan Kurasi Jalan Jajan di Aplikasi
-
Liburan Tak Biasa untuk Gen Alpha, Saatnya Bermain Sambil Belajar di Kampung Main
-
Tips Liburan Hemat dan Seru Bersama Keluarga di Resor Mewah Macau
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Semangat Merah Putih di Asian Games 2026, BRI Dukung Kontingen Atlet Indonesia
-
Polda Kepri Ungkap Kasus Jual Beli Mesin Pesawat Bekas Senilai Rp30 Miliar
-
Kualitas Udara Membaik, Siswa Batam Kembali Belajar di Sekolah
-
Ingin Umrahkan Orang Tua, Pemuda Natuna Jadi Tentara Bayaran Rusia Meninggal
-
Dikabarkan Tewas, Pemuda Natuna Jadi Tentara Bayaran Rusia Dikontrak Rp600 Juta