SuaraBatam.id - Pelayanan kesehatan di RSUD Muhammad Sani Karimun kerap dianggap bermasalah dalam pembayaran tagihan.
Permasalahan itu terjadi karena tidak menunggaknya iuran BPJS atau tidak adanya pasien terdaftar di BPJS. Sementara, untuk pengurusan BPJS dinilai cukup lama.
Sehingga, selama ini Pemkab Karimun menanggung jaminan masyarakat yang berobat dan terutang hampir mencapai Rp 2 miliar.
"Akibatnya timbul hutang, dan pemkab jadi jaminan untuk membantu masyarakat. Ada hutang Rp 2 miliar, namun masih optimal," kata Bupati Karimun Aunur Rafiq, Senin (22/11/2021) dikutip dari Batamnews.
Oleh karena itu, Aunur Rafiq berencana akan mengadakan kembali Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) untuk tahun 2022.
Penerima Bantuan Iuran (PBI) itu dikhususkan bagi masyarakat yang benar-benar tidak mampu, terutama bagi masyarakat yang tidak mampu membayar BPJS.
Usulan untuk mengadakan Jamkesda itu disambut baik, setelah mendengar tanggapan fraksi-fraksi, dalam Sidang Paripurna DPRD Karimun membahas nota keuangan dan rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (RAPBD) tahun 2022.
Kemudian, Rafiq juga telah menyinggung besaran anggaran yang akan direalisasikan untuk Jamkesda tersebut, yaitu sebesar Rp 1,5 miliar dalam setahun.
"Untuk penanganan berobat orang yang tidak mampu dialokasikan Rp 1,5 miliar, namun itu akan kita lihat nanti dalam pembahasan bersama," ucapnya.
Baca Juga: Satgas Kepri: Kabupaten Karimun Nol Kasus Aktif Covid-19
Berita Terkait
-
Peluang Cuan di Blok Masela Demi Gaji Guru dan Sekolah Kelas Dunia
-
Suzuki Karimun Wagon R Hadir Lagi: Kebal Bensin Etanol hingga 85 Persen, Harga Cuma Segini
-
Iuran BPJS Gak Jadi Naik, Pemerintah Guyur Rp20 Triliun Demi Tambal Defisit
-
Daftar Tarif BPJS Kesehatan Kelas 1-3 per Mei 2026, Wacana Iuran Naik Terus Mencuat
-
5 Mobil Bekas Under 100 Juta yang Cepat Laku pas Dijual Kembali, Aset Likuid untuk Dana Darurat
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Pemkot Batam Soroti Izin Tempat Hiburan Jadi Lokasi Kasino yang Digerebek Bareskrim
-
Bareskrim Tangkap 197 Orang dalam Penggerebekan Kasino Di Batam
-
Bareskrim ke Nagoya Food Court Batam, Gerebek Diduga Sarang Perjudian
-
Tawarkan Jasa Seks via MiChat, Wanita Batam Dihukum Setahun Penjara di Malaysia
-
Lantik 311 Pejabat Pemkot Batam, Amsakar Ingatkan Tak Ada Pungli dan ASN Malas