SuaraBatam.id - Nahdlatul Ulama (NU) bakal menggelar Muktamar NU yang ke-34 Desember mendatang di Lampung. Menjelang itu, sejumlah nama disebut bakal maju menjadi Ketua PBNU.
Salah satu yang bakal mencalonkan diri menjadi Ketua PBNU adalah KH Said Aqil Siradj yang merupakan ketua lama.
Dukungan pencalonan Said Aqil Siradj datang dari PWNU Kepulauan Riau (Kepri).
Sekretaris PWNU Kepri, Herianto mengatakan, PWNU Kepri sudah sepakat memberi dukungan kembali kepada Said Aqil Siradj memimpin NU lima tahun ke depan.
Dikutip dari Batamnews.co.id--jaringan Suara.com, Herianto menyebutkan, selama dua periode kepemimpinan Said Aqil banyak membawa perubahan dan kemajuan di NU.
Mulai dari terbentuknya Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) di seluruh Indonesia, hingga banyaknya Rumah Sakit Klinik NU.
"Zaman kepemimpinan beliau, laporan keuangan NU diaudit oleh akuntan publik yang independen, belum lagi kiprah beliau di kancah internasional sudah tidak diragukan lagi, misalnya pernah menjadi vice president religion for peace sejak tahun 2019 hingga sekarang masih dipertahankan dan masih banyak prestasi lainnya," ungkap Herianto.
Menurutnya, Said Aqil Siraj punya kapasitas yang mumpuni. "Kami mendukung Kyai Said karena disamping prestasi dalam hal organisasi dari segi keilmuan beliau sangat luar biasa dan sanadnya jelas, tidak diragukan lagi, itulah yang membuat kami (NU Kepri) secara mufakat tetap meminta beliau untuk tetap memimpin NU lima tahun yang akan datang," ujarnya.
Rekomendasi dan kesepakatan PWNU dan PCNU se-Kepri ini akan disosialisasikan kepada PWNU dan PCNU daerah lain untuk bersama-sama diperjuangkan di Muktamar Ke-34 NU yang akan dilaksanakan pada tgl 23-25 Desember 2021 di Lampung.
PW NU se-Kepri menggelar musyawarah dan silaturahmi jelang Muktamar ke-34 NU di Swiss Bell Hotel, Batam, Minggu (7/11/2021).
Ketua PWNU Kepri, Gani Lasya berharap kegiatan Muktamar nanti berjalan dengan baik, dan menghasilkan keputusan yang membawa kemaslahatan umat.
"Kami atas nama NU Kepri bersepakat untuk membuat rekomendasi yang akan kami sampaikan ke PBNU terkait perkembangan Muktamar ke-34 NU yang akan datang," ujarnya.
"Kami berharap Muktamar NU yang akan datang berjalan secara kondusif, sejuk dihati dan membawa kedamaian untuk semua dengan mengedepankan akhlaqul karimah," katanya
Acara ini dihadiri oleh Ketua PWNU dan tujuh Ketua PCNU yang ada di Kepri.
Selain meminta Said Aqil bersedia memimpin kembali PBNU, PWNU Kepri juga Muktamar ke-34 NU berjalan lancar serta menghasilkan keputusan yang lebih baik di masa yang akan datang.
Berita Terkait
-
Dana Hibah ke MUI Jakarta Lebih Besar dari NU dan Muhammadiyah, Ini Kata Wagub DKI
-
Muktamar NU di Lampung akan Bahas Haramnya Uang Kripto
-
PWNU Jatim Sebut Uang Kripto Haram: Sama dengan Judi
-
Faizal Assegaf Sindir NU Lagi, Samakan Ormas NU dengan Kandang Kambing
-
Bela Gus Yaqut Meski Banyak Kontroversi, Aktivis NU: Ketimbang Menag Dipimpin Orang FPI!
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ratusan Warga Asing Digerebek di Apartemen Baloi View, Imigrasi Batam Beri Penjelasan
-
Warga Batam Diminta Tampung Air Banyak-banyak, Besok Aliran Mati di Berbagai Wilayah
-
Pengepul Chip dan Pemain Judol di Batam Dibekuk Polda Kepri
-
BBRI Masih Menarik di 2026, Laba Tumbuh dan Kredit Tetap Ngebut
-
Tumbuh 13,7%, BRI Kantongi Laba 15,5 Triliun di Triwulan I 2026