SuaraBatam.id - Viral seorang kakek masih berdagang diusianya yang semakin senja. Sosok kakek yang seharusnya menikmati masa tua ini menjadi perhatian netizen.
Kakek tersebut berjualan es kelapa. Diketahui dari akun TikTok @kita_berbagi2.
Rupanya "Kakek penjual es kelapa 89 tahun (emoticon cinta)," tulis @kita_berbagi2 pada caption-nya.
Pengunggah postingan menjelaskan bahwa kakek berusia 89 tahun tersebut masih bersemangat dalam menjajakan dagangannya.
Sang kakek yang menggunakan topi ini nampak secara perlahan menuangkan es ke dalam plastik. Momen ketika kakek sepuh berjualan ini langsung membuat netizen terharu.
"Sedikit cerita tentang kakek penjual es kelapa 89 tahun. Beliau tinggal di kontrakan bersama sang istri. Beliau jualan dari jam 9 pagi sampai 4 sore. Ketika ditanya mengenai anak, beliau langsung menangis. Di usia senjanya, kakek masih semangat berjualan mendorong gerobak. Sudah 3 tahun anak tidak pulang kata beliau (emoticon bersedih)," tulis @kita_berbagi2 melalui deskripsi di dalam video.
Kita juga bisa melihat tempat tinggal sederhana dengan tembok kayu yang dihuni oleh kakek sepuh tersebut. Pengunggah postingan menjelaskan bahwa sang kakek berjualan di sekitar Jalan Rawasari, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Postingan video mengenai perjuangan seorang kakek ini berhasil viral setelah ditonton lebih dari 700 ribu kali dan memperoleh 79 ribu tanda suka. Ribuan netizen turut memberikan doa serta semangat kepada sang kakek.
Tak sedikit netizen yang mengaku akan datang langsung untuk membantu sang kakek. Video viral mengenai perjuangan seorang kakek dalam berjualan es kelapa ini memancing beragam komentar dari netizen.
Baca Juga: Ratusan Kader Partai Ummat Batam Ramai-ramai Mengundurkan Diri, Ada Apa?
"Sehat selalu kakek (emoticon sedih). Semoga Allah memberikan rezeki yang melimpah untuk kakek," doa @Kh*ir**isaS*tepu.
"Seharusnya kakek ini tinggal ikut anaknya tapi malah bekerja (emoticon menangis). Semangat kek, semoga diperbanyak rezekinya," kata @K**n*a.
"Sering lihat kakek ini mangkal di dekat SMK YPT padahal masih pagi. Kasihan kakeknya waktu bungkusin es tangannya getar-getar," tulis @R*j*.
"Jadi ingat kakekku yang udah umur 80 tahun. Itu aja beliau kalau jalan masih harus dituntun. Semoga beliau dikuatkan dalam mencari rezeki," komentar @R*hat*6.
Postingan video viral mengenai seorang kakek yang membuat netizen terenyuh dapat dilihat melalui link ini.
Berita Terkait
-
Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK
-
Diduga Sering Palak Pengamen dan Ojol, Preman Babak Belur Dikeroyok Warga di Stasiun Bogor
-
Terseret KRL hingga Masuk Got, 15 Insiden Biang Kerok VinFast dan Green SM Dicap Taksi Anomali
-
KA Argo Bromo Terlibat Kecelakaan Berapa Kali? Publik Soroti Lintasan dan Waktu Tempuhnya
-
Minta Maaf Soal Renovasi Mewah, Cincin Blue Sapphire Gubernur Rudy Mas'ud Malah Bikin Gagal Fokus
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Penarikan Undian Program BRI Debit FC Barcelona: Ada Trip ke Camp Nou dan Banyak Benefit
-
Rekonstruksi Kasus Tewasnya Polisi Muda Polda Kepri, 37 Adegan Diperagakan
-
WNA Belanda di Batam Ditemukan Tewas di Rumah, Darah Mengalir hingga Teras
-
BRI Konsisten Dorong Pemberdayaan Perempuan di Seluruh Indonesia, Ekonomi Inklusif di Hari Kartini
-
Fokus ESG, BRI Perkuat Peran Keuangan Berkelanjutan untuk Pertumbuhan Jangka Panjang