SuaraBatam.id - Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam Kepulauan Riau, Sastra Tamami mengatakan jumlah pemilih pemilu bertambah.
KPU Kota Batam mencatat jumlah pemilih pemilu bertambah 9.390 orang dalam pemutakhiran data pemilih berkelanjutan sementara pada September 2021.
"Penambahannya sebanyak 9.390 orang," kata dia, Sabtu (16/10/21).
Ia menyampaikan, warga yang tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap Pilkada 2020 sebanyak 587.527 orang, dan pada daftar pemilih berkelanjutan September 2021 jumlahnya menjadi 596.917 orang.
Sesuai dengan SE KPU RI no.132/ PL.02-SD/01/KPU/II 2021 perihal pemutakhiran data pemilih berkelanjutan 2021, maka KPU Batam melakukan pemutakhiran data yang dilakukan setiap bulan, dan dilanjutkan dengan rapat koordinasi tiga bulanan bersama Dinas Kependudukan, partai politik, Kesbangpol Pemkot Batam dan pihak terkait lainnya.
Ia mengatakan pemutakhiran data dilakukan dengan harapan data yang dimiliki KPU bisa berkelanjutan hingga tahapan Pemilu 2022, sehingga pihaknya memiliki data pemilih yang akurat dan berkualitas.
Pihaknya langsung turun ke lapangan, mendatangi sekolah, kelurahan, dinas pemakanan dan lainnya untuk mendapatkan data terkini dari masyarakat.
"Setiap bulan, kami 'update' ada yang meninggal, penduduk baru, yang tidak memenuhi syarat misalnya baru aktif menjadi polisi, semua kami saring kembali," kata Sastra.
Menurut dia, penambahan jumlah pemilih berkelanjutan paling banyak dari penduduk yang usianya baru menginjak 17 tahun.
Baca Juga: Atlet PON Kepri Tiba di Batam, Bawa 2 Medali Emas 5 Perak dan 4 Perunggu
Sedangkan untuk warga yang dicoret dari daftar pemilih karena tidak memenuhi syarat, menurut dia paling banyak karena meninggal.
"Ada sembilan kategori TMS, di antaranya pindah ke luar Batam, meninggal, menjadi anggota TNI Polri. Kalau warga yang pindah, jumlahnya tidak signifikan," kata dia. (antara)
Berita Terkait
-
Akbar Husein Kenang Kerusuhan 21-22 Mei 2019 di Bawaslu: Ada Koordinasi Aktivis hingga Purnawirawan
-
Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu
-
Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur
-
Final dan Mengikat, Dasco Pastikan Putusan MK Soal Kuota Perempuan 30 Persen Masuk Revisi UU Pemilu
-
MK Tegaskan Kuota 30 Persen Perempuan Wajib! Parpol Melanggar Siap-siap Digugurkan dari Pemilu
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Bos Klub Malam Ditangkap Diduga Terkait Pengeroyokan Polisi di Tanjungpinang
-
Anggota DPRD Lingga Capt Ahmad Pajar Meninggal saat Menunaikan Ibadah Haji
-
Geger Pulau di Lingga Kepri Dijual Online Seharga Rp65 Miliar
-
Investasi Rp88 Triliun untuk Bangun AI Data Centre di Nongsa Batam
-
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Puluhan Kontainer Mineral Ilegal di Batam