SuaraBatam.id - Wanita berisial CP, mendatangi Badan Kehormatan DPRD Kota Batam, Kamis (2/9/2021) siang guna melaporkan tindakan Wakil Ketua Fraksi Nasdem berinisial AT, atas dugaan tindakan perselingkuhan.
Dengan didampingi salah satu kerabatnya, CP yang baru tiba di DPRD Batam sekitar pukul 11.30 wib, langsung bergegas menuju ruangan Badan Kehormatan DPRD Batam.
Pantauan di lokasi, CP diketahui berada sekitar 15 menit di dalam ruangan Badan Kehormatan DPRD Batam, sebelum menuju ruang bagian umum Sekretariat DPRD Batam, sebelum akhirnya kembali lagi ke Badan Kehormatan, sembari membawa surat pengaduan dirinya terhadap AT yang juga merupakan anggota Komisi III DPRD Batam.
"Surat yang saya bawa adalah surat yang menyatakan saya memiliki hubungan terlarang dengan AT. Dalam surat itu saya juga mengadukan mengenai tindakan, dan janji AT kepada saya selama kami berhubungan," jelas CP saat ditemui setelah mengantarkan laporannya.
CP menjelaskan, bahwa maksud kedatangan nya ke DPRD Batam, hanya ingin meminta pertanggungjawaban AT, yang telah berjanji untuk menikahinya.
Menjalin hubungan selama dua tahun belakangan, AT dikatakannya selalu membicarakan akan melangsungkan pernikahan, walau CP juga mengaku mengetahui AT telah memiliki keluarga.
"Dua tahun saya berhubungan dengan dia (AT), dia bilang akan menikahi saya. Saya bukan wanita yang bisa dia beginikan begitu saja," ungkapnya.
Selain itu, salah satu alasan nya mendatangi Badan Kehormatan, juga dikarenakan saran dari pihak kerabat dan keluarga guna meminta pertanggungjawaban AT.
"Saya juga sebelumnya juga sudah sempat komunikasi dengan bagian BK DPRD. Dan mereka juga telah meminta saya datang dengan membawa bukti," paparnya.
Baca Juga: Gugat Cerai Kenang Mirdad, Tyna Kanna Minta Doa ke Keluarga
Sebelumnya, masalah dugaan perselingkuhan antara CP dan AT yang merupakan anggota DPRD Batam, juga sempat mencuat di media sosial beberapa waktu lalu.
Adapun permasalahan ini, awalnya diketahui dari postingan media sosial Facebook milik CP, yang memposting foto keduanya tengah berada di kamar hotel.
Namun dalam perjalanan nya, postingan tersebut sempat dihapus oleh CP, dan CP sebagai pemilik akun sempat membuat klarifikasi atas hal tersebut, yang menjelaskan bahwa postingan tersebut tidak benar.
Namun dilihat dari halaman Facebook miliknya, saat ini postingan tersebut kembali dimunculkan oleh CP.
"Kenapa kemarin saya hapus, karena saat heboh AT langsung mendatangi saya. Dan dia kembali berjanji akan menikahi saya, juga memberikan sejumlah materi berupa uang. Sekali lagi saya tegaskan, saya tidak mau materinya. Saya hanya mau agar dia mempertanggungjawabkan perbuatannya ke saya, dan menafkahi saya lahir batin," tutup CP sembari meninggalkan DPRD Batam.
Percayakan Proses Pemeriksaan Terhadap BK DPRD, AT Sebut Dirinya Sebagai Korban
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Lantik 311 Pejabat Pemkot Batam, Amsakar Ingatkan Tak Ada Pungli dan ASN Malas
-
BRI Percepat BRIvolution Reignite untuk Tingkatkan Daya Saing dan Kontribusi Ekonomi Nasional
-
Gelapkan Dana Siswa Ratusan Juta, Kepala SMA di Kepri Ditangkap
-
Kinerja Penyaluran KUR Perumahan BRI Tuai Apresiasi, Perkuat Program 3 Juta Rumah Pemerintah
-
Oknum Guru SD di Bintan Timur Ditangkap, Tiga Tahun Peras 10 Anak Didiknya