SuaraBatam.id - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau berupaya mendorong peningkatan kesejahteraan warga Suku Laut yang tinggal di pesisir Kabupaten Bintan.
"Kami fokus memperbaiki perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, salah satunya warga Suku Laut," kata Gubernur Kepri Ansar Ahmad di Tanjungpinang, Minggu (29/8/2021).
Ia menjelaskan Pemprov Kepri berencana membenahi tempat tinggal warga Suku Laut di pesisir Lingga. Saat ini, tim masih membahas program "Bedah Rumah" bagi warga Suku Laut.
"Rencananya dilaksanakan mulai 2022-2024. Mudah-mudahan ini dapat terlaksana secara maksimal," ujarnya.
Kepala Seksi Perumahan Dinas Perumahan dan Pemukiman Kepri Kartini mengatakan warga Suku Laut di Lingga tinggal di 32 titik pesisir daerah itu. Tim teknis dari Dinas Perumahan dan Pemukiman Kepri sudah meninjau enam di antara 32 titik tempat tinggal warga Suku Laut.
Pada umumnya, rumah warga Suku Laut dalam kondisi memprihatinkan sehingga perlu dibenahi. Perbaikan rumah warga Suku Laut dilakukan secara bertahap selama tiga tahun.
Pada 2022, kata dia, diusulkan 100 rumah warga Suku Laut dibenahi.
"Tim lagi menghitung kebutuhan anggaran untuk melaksanakan program itu tahun 2022, kemudian disampaikan kepada gubernur," tuturnya. (Antara)
Baca Juga: Periksa PNS Arief, KPK Dalami Aliran Uang ke Bupati Bintan Apri Sujadi
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Beasiswa untuk 1.100 Mahasiswa 7 Kampus Negeri Ternama, Batam Jadi Tujuan Belajar
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen
-
Wakil Kepala BGN Ingatkan Pihak Terkait MBG Bekerja Sama dengan Baik
-
BGN Minta Mitra dan Yayasan Peduli Terhadap Siswa-siswi Penerima Manfaat
-
Pejabat Utama dan Kapolres di Polda Kepri Dimutasi, Berikut Namanya