SuaraBatam.id - Bupati Bintan, Apri Sujadi kini resmi jadi tersangka korupsi hingga dipastikan lengser dari jabatannya. Kini, Wakil Bupati Bintan, Roby Kurniawan berpeluang jadi orang nomor satu di Bintan.
Meski demikian, Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad menegaskan, pihaknya tak ingin terburu-buru menerbitkan SK Plt Bupati Kabupaten Bintan.
Ansar mengaku memilih jalankan prinsip kehati-hatian dengan menunggu arahan dan petunjuk dari Kementerian Dalam Negeri terlebih dulu.
“Karena kalau kita laksanakan cepat-cepat, seolah terburu-buru nanti orang akan mempolitisir yang macam-macam. Untuk itu saya tunggu arahan dari Kemendagri,” kata Ansar, Rabu (18/8/2021) kemarin.
Ia juga mengaku, kini pihaknya masih menunggu surat resmi dari Pemkab Bintan. Nantinya, surat tersebut akan diteruskan ke Kemendagri untuk meminta petunjuk lebih lanjut terkait penunjukkan Plt Bupati Bintan.
“Mungkin hari ini surat itu masuk. Jadi, lebih baik kita minta petunjuk Menteri Dalam Negeri. Kalau pak Menteri bilang segera tunjuk Plt-nya, ya kita tunjuk," jelasnya.
Dengan kondisi saat ini, Ansar berharap jalannya roda pemerintahan di Kabupaten Bintan tidak akan tergangg dan dapat terus berjalan sebagaimana mestinya.
“Yang jelas pemerintahan di sana harus tetap bisa berjalan dengan baik, jangan sampai pelayanan bagi masyarakat berhenti,” ujarnya.
Untuk diketahui, KPK telah menetapkan Bupati Bintan Apri Sujadi dan Plt Kepala BP Kawasan Bintan M Saleh Umar sebagai tersangka dugaan korupsi pengaturan barang kena cukai tahun 2016-2018.
Baca Juga: Dianggap Kontroversial, Ade Angga Gantikan Birgaldo Sinaga Jadi Stafsus Gubernur Kepri
Apri Sujadi diduga nenerima uang Rp 6,3 miliar, sedangkan M Saleh Umar Rp 800 juta dari total kerugian negara Rp 250 miliar.
Wakil Bupati Roby Kurniawan yang berpeluang menggantikan Apri, merupakan anak kandung dari Gubernur Ansar Ahmad.
Berita Terkait
-
Gubernur Kepri Pastikan Harga Tes PCR Turun, Warga: Sangat Membantu
-
Vaksinasi di Batam Capai 73 Persen, Ternyata Sempat Ada Selisih Penerima Vaksin
-
Pemkab Bintan Pastikan Tak akan Beri Bantuan Hukum ke Bupati Apri, Ini Alasannya
-
Diduga Korupsi Hingga Rugikan Negara Rp250 Milyar, Berapa Harta Bupati Bintan?
-
Apri Sujadi Jadi Tersangka Korupsi, Sekda Bintan Beri Pembelaan: Beliau Sangat Ulet
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Pria Tetangga Kos Diduga Terlibat Kematian Karyawati di Batam, Motif Masih Misteri
-
Bau Tak Sedap dari Kamar Kos, Berujung Penemuan Jasad Karyawati di Batam
-
Buyback Saham BRI Berlanjut, Fundamental Tetap Solid
-
Kronologi Pria Tewas di Kamar Kos Batam, Cinta Segitiga Disebut Penyebab Penusukan
-
Cekcok Berujung Maut di Kos Batam: Alami 25 Luka Tusukan, Polisi Sita CCTV