SuaraBatam.id - Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Kepri, Husnizar Hood menyatakan Bupati Bintan Apri Sujadi tidak lagi bisa maju menjabat kembali di partai itu.
"Apri kehilangan kans setelah ketahuan mengikuti Kongres Luar Biasa Partai Demokrat di Deli Serdang," kata Husnizar di Tanjungpinang, Rabu (28/7/2021).
Ia mengatakan, DPP Partai Demokrat memecat Apri dari jabatan Ketua DPD Partai Demokrat Kepri setelah terlibat dalam KLB Partai Demokrat versi Moeldokodi Deli Serdang. Namun, Partai Demokrat tidak memecat Apri sebagai kader partai.
Selama proses menuju Musda Partai Demokrat Kepri, menurut dia, hanya ada tiga nama yang muncul, yakni dirinya sendiri, Isdianto, dan Asnah. Isdianto dan Asnah sedang bergeliat mendapatkan dukungan dari pengurus kabupaten dan kota.
Husnizar merasa percaya diri melawan Isdianto dan Asnah dalam Musda Partai Demokrat Kepri. Hal itu disebabkan dia merasa sebagai kader yang lahir dari proses yang panjang di Partai Demokrat.
"Saya di Demokrat melalui proses yang panjang. Ibaratnya, saya ini sudah naik SD ke SMP, kemudian SMA dan kuliah. Oleh karena itu, saya percaya diri menghadapi mereka," katadia.
Pernyataan itu disampaikan Husnizar terkait dengan munculnya mantan Gubernur Kepri Isdianto dan mantan anggota DPRD Kepri Asnah dalam Musda Partai Demokrat Kepri yang akan digelar dalam waktu dekat.
Isdianto bergabung dengan Partai Demokrat setelah meninggalkan PDIP ketika mencalonkan diri sebagai Gubernur Kepri pada Pilkada Kepri 2020.
Sementara itu, Asnah belum lama ini pernah menjadi pengurus Partai Gerindra sebelum bergabung di Partai Demokrat.
Baca Juga: ICW Bikin Moeldoko Marah, Moeldoko : Ini Menodai Kehormatan Saya
"Ada perubahan peraturan organisasi dalam musda, peranan DPP Demokrat cukup dominan," ucapnya.
Ia menjelaskan bahwa seseorang dapat mencalonkan diri sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Kepri bila mendapat dukungan dari 20 persen pengurus kabupaten dan kota.
Ada tujuh pengurus kabupaten dan kota di kepri, dan masing-masing bakal calon wajib mengantongi dukungan minimal dari dua pengurus kabupaten dan kota untuk ditetapkan sebagai calon.
"Otoritas di tangan DPP Partai Demokrat, bukan hasil musda," katanya kepada Antara.
Ia menambahkan, penyelenggaraan Musda Partai Demokrat Kepri dijadwalkan pada tanggal 28 Agustus 2021. Namun, terpaksa ditunda lantaran PPKM untuk mencegah penularan COVID-19.
"Sampai sekarang belum ditetapkan jadwal musda karena menunggu perkembangan dari kebijakan pemerintah dalam menangani pandemi di Kepri," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Tak Terima SBY Dituduh Dalangi Tagar Jokowi Endgame, Kader Demokrat Sindir Partai Banteng
-
Politikus Demokrat ke Buzzer Pemerintah: Sibuk Fitnah Alihkan Kegagapan Pemerintah
-
Aparat TNI AU Injak Kepala Warga Papua Difabel, Istana: Sangat Eksesif di Luar Prosedur!
-
Trending #BharataYudhaDemokrat di Twitter, Demokrat: Operasi Politik Buzzer Pemerintah
-
Mendagri Ingatkan Kepala Daerah Hasil Pilkada 2020 Segera Pelajari Masalah Pandemi Covid
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Lantik 311 Pejabat Pemkot Batam, Amsakar Ingatkan Tak Ada Pungli dan ASN Malas
-
BRI Percepat BRIvolution Reignite untuk Tingkatkan Daya Saing dan Kontribusi Ekonomi Nasional
-
Gelapkan Dana Siswa Ratusan Juta, Kepala SMA di Kepri Ditangkap
-
Kinerja Penyaluran KUR Perumahan BRI Tuai Apresiasi, Perkuat Program 3 Juta Rumah Pemerintah
-
Oknum Guru SD di Bintan Timur Ditangkap, Tiga Tahun Peras 10 Anak Didiknya