SuaraBatam.id - Permintaan peti jenazah Covid-19 di Kota Batam meningkat seiring banyaknya pasien virus corona yang meninggal dunia. Hal ini sangat tentu sangat memprhatinkan karena hingga kini belum ada kabar baik terkait penurunan wabah Covid-19.
Anto Gondrong, salah seorang pembuat peti mati khusus jenazah Covid-19 di Komplek Taman Mediterania, Blok II 2 menyebut sejak akhir Ramadan pemesanan meningkat.
"Semenjak bulan puasa ke 25 pesanan kita meningkat," ujar Anto ketika dijumpai Batamnews di bengkel kayunya, Selasa (27/7/2021).
Pada hari biasa, paling banyak anto hanya menerima dua peti mati pesanan. Namun, sejak akhir Ramadhan lalu, rata-rata ia menerima 8 pesanan peti jenazah dalam sehari.
Peti mati yang berukuran 60 x 2 Meter tersebut ia cetak bersama tiga karyawannya. Peti tersebut ia kirim ke sejumlah rumah sakit yang berada di Kota Batam.
Pria yang akrab disapa mas Gondrong tersebut memulai bisnisnya sejak awal masuknya Pandemi Covid-19 di Kota Batam.
"Tempat saya satu-satunya pembuat Peti khusus jenazah Covid-19," kata Anto.
Ada sedikit perbedaan antara peti jenazah Covid-19 dengan peti mati biasa, salah satunya harus lebih teliti karena harus sesuai dengan protokol kesehatan tanpa adanya celah sama sekali.
Untuk harga peti mati yang ia kerjakan diberi harga Rp 750 ribu per peti.
Baca Juga: Bangunan Eks Pasar Induk Jodoh Dirobohkan, Sekda Batam Minta Petugas Tenang Hadapi Protes
Berita Terkait
-
Curhat Petugas Makam Covid-19 di Batam: Semua Manual, Pakai Alat Berat Muncul Masalah Baru
-
Ginting Meninggal di Pasar Induk Jodoh, Kerabat Tuduh Tim Medis Tak Tangani Maksimal
-
Pedagang Pasar Pasar Induk Jodoh Meninggal Dunia Saat Pembongkaran, Warga Salahkan Petugas
-
Tidak Hanya Batam, Kini Virus Corona Varian Delta Sudah menyebar di Kepri
-
Kasus Kematian COVID-19 di Lampung Bertambah 35 Orang
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Sopir Mobil Mewah Sempat Mau Kabur
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Detik-detik Kecelakaan Terekam CCTV
-
Mahasiswa Geruduk DPRD Batam: Protes Data Center, Blackout hingga Karhutla
-
BRI Perkuat Kompetensi Generasi Muda Lewat Program Magang Nasional 2026
-
Siswa SMA di Batam Cedera Kepala Dipukul Teman, Kacabdis Kepri: Namanya Anak-anak