SuaraBatam.id - Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Riau mencatat, jumlah tempat tidur yang digunakan pasien yang terinfeksi virus itu mencapai 91,57 persen dari total 169 unit, yang berarti saat ini sisanya hanya 8,43 persen saja.
"Sebanyak 91,59 persen dari 169 unit tempat tidur sudah digunakan untuk pasien. Ini mendapat perhatian dari kami," kata Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Lamidi, Rabu (7/7/2021).
Ia menyebut, jumlah pasien COVID-19 yang dirawat mencapai 95 orang, sedangkan pasien yang menjalani karantina terpadu sebanyak 1.104 orang.
Di Tanjungpinang terdapat tiga rumah sakit, yakni Rumah Sakit Raja Ahmad Thabib (RSUP Kepri), Rumah Sakit Umum Daerah Tanjungpinang, dan Rumah Sakit Angkatan Laut dr Midiyato Suratani. Keterpakaian tempat tidur di RSUP Kepri mencapai 88,64 persen, RSUD Tanjungpinang 76,47 persen, dan RSAL 43,48 persen.
"Pasien yang melakukan isolasi mandiri mencapai 990 orang, sedangkan karantina terpadu 114 orang," ujar Lamidi kepada Antara.
Ia mengemukakan jumlah pasien COVID-19 di Tanjungpinang bertambah 146 orang sehingga menjadi 5.409 orang. Jumlah pasien yang sembuh bertambah 61 orang sehingga menjadi 4.075 orang. Pasien meninggal dunia akibat COVID-19 bertambah tujuh orang sehingga menjadi 135 orang. Total kasus aktif COVID-19 di Tanjungpinang 1.199 orang.
"Jumlah pasien COVID-19 di Tanjungpinang tertinggi kedua setelah Batam," tuturnya.
Ia menambahkan, masyarakat agar tidak ke luar rumah untuk hal-hal yang tidak penting. Dalam beraktivitas, kata dia, setiap orang wajib mengenakan masker, menjaga jarak, dan menjaga kebersihan diri.
"Angka kasus aktif COVID-19 terus mengalami peningkatan di Tanjungpinang maupun enam kabupaten dan kota di Kepri. Kami berharap masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan protokol kesehatan," katanya.
Baca Juga: Awas! Beredar Akun Facebook Palsu Gubernur Kepri, Minta Nomor Whatsapp Warga
Berita Terkait
-
Polisi Ungkap Bisnis Surat Antigen Palsu di Tanjungpinang, Begini Modusnya
-
Geger Keluarga Rebut Jenazah Pasien Covid-19 di Tanjungpinang, Nakes Kewalahan
-
Jenazah Pasien Corona di Kepri Diambil Paksa Keluarga, Polisi Turun Tangan
-
Vaksin Covid-19 TInggal 1.000 mdv, Vaksinasi di Batam Berhenti Total Dalam Dua Hari
-
Hadapi Lonjakan Jumlah pasien Covid-19, Dirut RSUP RAT Pastikan Stok Oksigen Aman
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Blackout di Kawasan Industri Batamindo: Aktivitas Lumpuh, Karyawan Libur Massal
-
Isu Data SPMB Bocor, Pemkot Batam Minta Orangtua Tak Panik: Pendaftaran Aman
-
Data SPMB Batam Diduga Bocor, Peneliti Anonymous Sudah Ingatkan Jauh Hari
-
Dana Rp12 Miliar untuk Menata Taman Gurindam 12 Tanjungpinang
-
Viral Data SPMB Batam Diduga Bocor, 1.495 Dokumen Pribadi Tersebar