SuaraBatam.id - Kota Batam jadi salah satu kota metropolitan dengan pertumbuhan ekonomi paling subur di Indonesia. Namun, Batam juga identik dengan adanya aneka kasus tindak kriminal atau kejahatan tindak pidana.
Menurut catatan Kepolisian Polresta Barelang, jumlah kasus tindak pidana di Batam dari 2018 hingga 2020 ada lebih dari 2.000 kasus.
Salah satu bentuk kriminalitas yang menyumbang angka terbesar adalah perampokan. Kriminalitas di Batam cukup beragam. Beberapa di antaranya ada kasus perampokan sekaligus pembunuhan yang dinilai paling sadis.
Berikut 4 kasus perampokan sadis di Batam yang terjadi beberapa waktu baik baru-baru ini maupun kasus yang paling sadis menurut Suarabatam.id,
1. Perampokan di Perumahan Batam Centre, Bocah 5 Tahun dan Ibunya Dihajar Perampok
Kejadian nahas menimpa seorang warga beserta satu anaknya di Bida Asri I, Batam Centre, Kota Batam, Senin (23/3/20). Pasalnya mereka sempat dianiaya oleh sejumlah komplotan perampok yang menggasak harta yang ada di rumah korban.
Mereka dianiaya dan ditodong dengan sebilah pisau. Ibu berinisial BW (39) dan putrinya yang pada waktu itu masih berusia 5 tahun dipukuli di bagian kepala. Sedangkan anaknya kemudian diikat dengan tali.
Menurut laporan dari Polsek Batam Kota, para perampok beraksi pada siang hari sekitar pukul 11.00 WIB. Pelaku berhasil kabur dengan membawa barang berharga milik korban, satu unit iPhone 6, Samsung Tab, dan satu kartu ATM Bank BCA. Ditaksir kerugian korban mencapai Rp 14 juta.
Pihak berwajib lantas melakukan penyelidikan dan memburu pelaku. Namun, saat itu belum diketahui dengan pasti ciri dan identitasnya termasuk berapa jumlah pelakunya.
Baca Juga: Terciduk Mesum di Kebun Sawit, Motor dan Pacar Korban Digondol Rampok
2. Raja Tega Rampok Di Kawasan Nagoya
Peristiwa perampokan menimpa seorang pedagang di pinggir jalan di kawasan Nagoya, Batam pada Jumat (20/11/2020) malam sekira pukul 20.00 WIB. Berdasarkan keterangan dari Polisi, korban yang tidak disebutkan identitasnya itu tengah menunggu anaknya di Mal Avava.
Salah satu dari dua tersangka saat beraksi merampok sempat mengarahkan sebilah parang berukuran 30 cm dan mengancam korban. Korban yang merasa ketakutan itu mau tidak mau menyerahkan tas yang dia bawa kepada pelaku.
Tas yang berisi barang berharga dan sejumlah uang tunai itu ditaksir punya nilai mencapai Rp31 juta. Namun, upaya korban yang sempat berteriak dan mengejar pelaku saat itu tidak membuahkan hasil karena pelaku kabur menggunakan sepeda motor dari tempat kejadian.
Setelah sepekan kejadian, kedua pelaku yang sempat jadi buron berhasil diringkus oleh tim gabungan Polsek Lubuk Baja dan Polresta Barelang pada Jumat (27/11/2020) sore. Kedua tersangka berinisial MD dan DD saat itu ditangkap oleh tim ketika sedang duduk santai di sebuah pangkalan ojek pasar seken depan Mal Avava.
3. Perampokan Jelang Subuh di Bengkong Pertiwi, Kota Batam
Berita Terkait
-
Aturan Jam Malam Belum Diterapkan di Batam, Begini Kata Wakil Wali Kota
-
Rampok Pecah Kaca Mobil Gasak Rp 70 Juta di Kisaran
-
Pemkot Batam Tidak Akan Terapkan PPKM Mikro Dari Pusat, Wali Kota: Perlu Dikaji Dulu
-
Habis Vaksin Langsung Kerja Shift Malam, Sejumlah Karyawan di Batam Alami Demam Tinggi
-
Indomaret Tanjung Buntung Dibobol Maling, Ada Pecahan Kaca dan Darah Tercecer
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
Pilihan
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
Terkini
-
BRI Perkuat Tata Kelola Dengan Budaya Integritas dan Antikorupsi
-
Rekam Jejak Mayjen TNI Rionardo, Panglima Pertama Kodam XXV Kepri
-
Batam Dikepung Kabut Asap, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Karhutla di Kepri
-
Jabat Kabareskrim Polri, Kapolda Kepri Asep Safrudin Naik Pangkat Jadi Komjen
-
Kapolri Tunjuk Irjen Suhendri Jabat Kapolda Kepri Gantikan Irjen Asep Safrudin