SuaraBatam.id - Begal sadis kembali memakan korban. Kali ini pasangan suami istri (pasutri) menjadi korban pembegalan di Jalan Bunga Raya dekat Foodcourt Utama, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, pada Sabtu (5/6/2021) lalu.
Pasutri yang menjadi korban begal tersebut diketahui bernama Heri dan Masriani, warga perumahan Permata Baloi, Lubuk Baja. Mereka menjadi korban begal saat melintas di Jalan Bung Raya.
Kronologi bermula saat keduanya berboncengan menggunakan kendaraan saat tiba-tiba muncul sepeda motor model Satria FU mendekati mereka berdua dan langsung merebut tas jinjing merk LV milik Masriani.
"Tas tersebut dipegang oleh sang istri di bagian tengah," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Kepri, Arie, Senin (7/6/2021).
Akibat perbuatan pelaku, sang suami lantas kehilangan keseimbangan dan terjatuh. Tas tersebut berhasil dibawa kabur oleh pelaku.
Heri dilaporkan mengalami patah tulang dan sang istri mengalami luka di beberapa bagian tubuh. Tidak lama setelahnya, korban kemudian melaporkan hal ini ke Subdit III Ditreskrimum Polda Kepri.
Usai penyelidikan yang dilakukan, kepolisian berhasil menangkap pelaku begal dengan identitas bernama Charles (36). Sementara seorang kawannya masih dalam pengejaran.
Setelah dilakukan pengembangan, petugas berhasil mengamankan 3 pelaku di tempat yang berbeda, masing-masing sebagai residivis dan penadah barang hasil curian.
"Tiga tersangka yakni Ariyanto (30), Sufriandi (31) dan Oky Sujana (28)," kata Arie kepada Batamnews (jaringan Suara.com).
Baca Juga: Lima Bulan Praktik Pungli, Pegawai Balai Karantina Batam Dapat Rp25 Juta
Berita Terkait
-
30 TKI Ilegal Asal Lombok Diamankan Saat Akan Berangkat ke Malaysia Lewat Kepri
-
Dipulangkan dari Asrama Haji Batam, Ratusan Pasien OTG Wajib Isolasi
-
Sonya Fatmala Beberkan Kondisi Pensiunan Polisi yang jadi Korban Begal Sadis
-
Haji Ditunda, Penantian Pasutri Lansia Calon Haji di Sumut ke Tanah Suci Kembali Pupus
-
Lima Bulan Praktik Pungli, Pegawai Balai Karantina Batam Dapat Rp25 Juta
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Menembus Wilayah Kepulauan, Mantri Perempuan BRI Perkuat Inklusi Keuangan di Sulawesi Tengah
-
Viral Pungli di Jembatan Barelang Batam, Penertiban Dilakukan Besok
-
Pemprov Kepri Buka Suara Jawab Isu Pengurangan Ribuan PPPK
-
BRI Pastikan Seluruh Aktivitas Bisnis Dijalankan Transparan dan Hati-hati
-
Perkuat Ketahanan Ekonomi Purna PMI, BRI Peduli Gelar Pelatihan Wirausaha di Cirebon